Senin, 21 Agustus, 2017 11:29 am

Kapal Perang AS Tabrakan di Selat Malaka, 10 Pelaut Hilang

RiauKepri.com, SINGAPURA — Tabrakan kapal perang Amerika Serikat (AS) USS John S McCain dengan kapal niaga di sebelah timur Selat Malaka, dekat Indonesia, menyebabkan lima pelaut terluka dan 10 pelaut lainnya hilang.

Tabrakan terjadi pagi ini (21/8/2017) ketika kapal perang jenis perusak itu sedang menuju Singapura untuk transit. Kapal USS John S McCain tabrakan dengan kapal niaga AN Alnic MC yang diduga milik Singapura.

“Laporan awal mengindikasikan (kapal) John S McCain mengalami kerusakan pada sisi portanya,” kata pihak Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan. Transit ke Singapura merupakan kunjungan rutin kapal perang Pentagon.

Baca juga :  Mantap, Anak SD di Siak Juara 1 Kejuaraan Karate Internasional

Armada ke-7 Angkatan Laut AS melalui akun Twitter-nya, @US7thFleet mengonfirmasi lokasi tabrakan. “(Kapal) USS John S McCain terlibat tabrakan dengan kapal dagang di sebelah timur Selat Malaka,” bunyi tweet armada tersebut yang dikutip SINDOnews.

“Tingkat kerusakan dan cedera personil sedang ditentukan,” imbuh pernyataan Angkatan Laut AS. Kondisi para pelaut AS yang terluka belum diketahui.

Kerusakan kapal dagang AN Alnic MC juga belum diketahui. Misi pencarian dan penyelamatan atau SAR saat ini sedang berlangsung.

“Prioritas pertama kami adalah menentukan keamanan kapal dan awak kapal. Seiring semakin banyak informasi yang dipelajari, kami akan membagikannya,” kata Kepala Operasi Angkatan Laut ke-31 AS, Laksamana John Richardson melalui akun Twitter @CNORichardson.

Baca juga :  Gubernur Kepri Minta Pemko dan BP Batam Berinovasi dan Tak Ragu Lakukan Terobosan

USS John McCain adalah kapal destroyer Arleigh-Burke-class yang jadi bagian dari Armada ke-7 Angkatan Laut AS. Pelabuhan rumahnya adalah Yokosuka, Jepang.

Nama kapal perang AS ini diambil dari nama John Sidney McCain III, laksamana ternama yang juga leluhur senator John McCain. Menurut laporan Washington Post, kapal niaga Alnic memiliki panjang 182 meter (600 kaki) dan berat mati 50.760 ton.(RK/BBC/sdn)