Kamis, 17 Mei, 2018 9:35 pm

Kapolri “Bakar” Semangat Korban Teroris di Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU- Peristiwa penyerangan Mapolda Riau pada Rabu (16/4/2018) lalu, masih menyisa duka, terutama mereka yang menjadi korban. Agar peristiwa ini tidak berlarut menjadi cerita sedih berkepanjangan, berbagai hal dilakukan pihak kepolisian dalam upaya membakar semagat untuk tetap tegar.

Sehari setelah penyerangan sekalompok orang, Kamis (17/5/2018), Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjenguk para korban aksi terorisme di Riau. Para korban yang masih dirawat di RS Bhayangkara Pekanbaru diberi semangat orang nomor satu di kepolisian Indonesia itu.

Korban aksi teroris yang dijenguk itu, jurnalis Tvone Ryan Rahman, Kompol Faridz Abdullah yang kini dinaikkan pangkatnya menjadi AKBP, serta Bripka John Hendrik naik menjadi Aipda.

Baca juga :  Penyerang Polda Riau Satu Jaringan dengan Mako Brimob

“Dua personel Polda Riau dinaikkan pangkat luar biasa, AKBP Faridz dan Aipda John Hendrik,” ujar Tito, di Pekanbaru.

Tito menyebutkan, pihaknya memang menaikkan pangkat setingkat bagi anggota polisi baik yang menjadi korban maupun yang berhasil melumpuhkan para terduga teroris.

Selain kedua polisi yang dirawat itu, Tito juga menaikkan pangkat Bripka JB Panjaitan menjadi Aipda karena melumpuhkan satu terduga teroris. Serta Dirlantas Polda Riau Kombes Rudy Safruddin diberikan pin emas karena menembak 3 teroris sekaligus.

Baca juga :  Dompet Dhuafa Pendidikan Umumkan Penerima Beasiswa Tahfizh

“Aksi Kombes Rudy dan Aipda Panjaitan berani mengambil langkah, mengejar dan melawan serta melumpuhkan dengan menembak mati empat pelaku,” kata Tito.

Tito didampingi Kapolda Riau Irjen Nandang, serta Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal, dan sejumlah perwira menengah Polda Riau lainnya. Tito juga menyebutkan, ada 8 terduga teroris yang ditangkap setelah aksi penyerangan di Mapolda Riau. (RK1/*)