Rabu, 9 Agustus, 2017 4:06 pm

Karimun Bakal Punya Kota Baru di Coastal Area

Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy lagi memberikan sambutan dan Bupati Karimun Aunur Rafiq pada acara syukuran dimulainya pembangunan kota baru di Coastal area

RiauKepri.com, KARIMUN–Kota baru di Coastal Area Tanjungbalai Karimun Kabupaten Karimun Provinsi Kepri akan segera dimulai pembangunannya.

Hal ini ditandai dengan acara syukuran dimulainya pembangunan Kota baru di Coastal area Tanjungbalai Karimun Rabu, (9/8/2017).

Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy dalam sambutannya mengatakan acara syukuran ini merupakan tanda dimulainya pembangunan kota baru di Coastal area Tanjungbalai Karimun.

Menurutnya, di atas lahan seluas 15 hektar ini nantinya akan dibangun terminal ferry, mall, hotel berbintang.

Johannes Kennedy menjelaskan bahwa untuk pembangunan kota baru Coastal Area ini akan dilakukan oleh PT.Jaya Annuriya Karimun serta menggandeng konsultan ternama yakni Icom dan Royal dari Belanda.

Bos Panbil Group ini yakin dalam waktu dua tahun ke depannya apa yang dibangun di kita baru di Coastal Area ini sudah dapat dioperasikan.

Dijelaskan Johannes Kennedy, kedepannya kawasan kota baru di Coastal Area ini akan diperjuangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Pulau Asam.

“Agar dapat terwujudnya kota baru di Coastal Area ini, perlu dukungan masyarakat dan nantinya yang bekerja warga setempat.”Beber Johannes Kennedy.

Baca juga :  RUU Daerah Kepulauan, Spirit Memanfaatkan Laut untuk Kejayaan

Dengan adanya kota baru di Coastal Area ini, Johannes Kennedy berharap agar dapat memajukan perekonomian di daerah yang didalamnya akan melibatkan warga masyarakat.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah daerah kami ucapkan terima kasih dengan PT Jaya Annurya Karimun.

Dengan acara syukuran dimulainya pembangunan kota baru di Coastal Area ini menunjukkan bahwa investor terlihat bersungguh-sungguh untuk membangun bukan sekedar hanya untuk menguasai lahan saja.

“Keseriusan perusahaan dari Panbil Group, melalui perusahaan PT.Jaya Annurya Karimun membangun kota baru tentunya mereka pasti melihat Potensi di Karimun.”Jelas Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq berpesan agar perusahaan atau investor yang membangun kota baru di Coastal Area ini dapat memprioritaskan muatan lokal atau menggunakan tenaga kerja dari lokal dengan perbandingan 70:30, sesuai dengan skillnya.

Selain itu, Aunur Rafiq minta agar kanal untuk kepentingan nelayan dapat tetap dibuka dan masalah jangan terjadi banjir perlu dijaga.

Baca juga :  Di Bintan, Gratis Periksa Kanker Serviks dan Payudara Setiap Kamis

“Kota baru di Coastal area nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat dan kalau perlu di buat jalan dekat laut.”

Asisten II Provinsi Kepri, Dr.Samsul Bahrum, mengatakan Pulau Karimun mempunyai potensi untuk dikembangkan dan kalau bisa secepatnya dipetakan koordinatnya.

Kalau kawasan kota baru di Coastal Area mau dijadikan KEK sebaiknya dipetakan koordinatnya karena karena kawasan KEK tidak boleh ada perumahan.”Jelas H. Samsul Bahrum.

Dijelaskannya, di Provinsi Kepri saat ini akan ada tiga kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diantaranya Galang Batang Bintan seluas 2500 hektar, Pulau Asam Karimun seluas 3500 hektar, serta KEK Rempang Galang.

Terlihat hadir pada acara syukuran dimulainya pembangunan kota baru di Coastal Area Tanjung balai Karimun antara lain Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy berserta direksinya serta keluarganya. Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta kepala OPD, Anggota DPRD kabupaten Karimun, pengusaha, FKPD Kabupaten Karimun, kalangan pengusaha dan masyarakat Karimun.(FRE)