Sabtu, 29 Juli, 2017 8:53 am

Kata Zulmizan, Seulas Pinang, Syamsuar Memang Patut Jadi Gubernur

Syamsuar saat menyampaiakan

RiauKepri.com, PEKANBARU--Ketua Tim Penjaringan PAN Riau, Tengku Zulmizan, terkagum-kagum dan spontan menanggapi kata sambutan Drs H Syamsuar MSi, yang dinilainya memang patut menjadi Gubernur Riau.

”Dari pidato Saudaraku Syamsuar, saya menilai sudah patut menjadi Gubernur Riau karena sudah tau apa yang hendak dibuat untuk Riau. Banyak Balon, sampai saat ini tidak tau apa yang harus dia dibuat. Cukup cemerlang penyampaian seulas pinang Saudaraku Syamsuar dalam sambutannya,” ucap Zulmizan.

Setelah mendengar penyampaian Syamsuar ketika mengembalikan formulir dan resmi mendaftar pada penjaringan balon Gubri di DPW PAN, Sabtu (29/7/2017), Zulmizan juga menyebutkan, penyerahan formulis ini tanda mendaftar dan langsung dilakukan proses verifikasi. Selanjutnya dilakukan survei. ”Nanti barulah ada keputusan dari PAN, tentang siapa
yang akan diusung untuk Pilgubri 2018,” kata Zulmizan.

Zulmizan juga mempersilakan kepada Syamsuar untuk melakukan komunikasi politik dengan partai lainnya, sebab PAN hanya memiliki 7 kursi. Artinya, kursi yang ada ini tidak cukup untuk mengusung calon sendiri. ”Kita belum bisa berlayar sendiri, karena syarat satu perahu itu harus 13 kursi, kepada Syamsuar juga diminta mencari teman koalisi dan PAN juga akan melakukan kominikasi politik dengan partai lainnya,” ungkap Zulmizan.

Baca juga :  BPP Balai Bahasa Riau Kunjungi Unilak, Ini yang Dibahas

Dalam sambutannya, Syamsuar menyebutkan, alasan dia memilih PAN sebagai salah satu perahu nantinya karena sejak periode pertama memimpin Siak langkah-langkah yang dilakukan selalu bersama PAN. Hubungan yang sudah terbentuk ini, tentunya diharapkan dilanjutkan hingga Pilgubri 2018.

Riau, kata Syamsuar, butuh program yang sangat diharapkan membela kepentingan masyarakat. Sosialisasi yang dia lakukan dalam upaya menyerap aspirasi, baik secara lokal maupun nasional, kebanyak masalah kebutuhan infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan lapangan kerja. Sementara Riau masih dominan pada sektor pertanian kebun sawit, dan produksi sawit Riau terbesar di Indonesia, jadi perlu terobosan baru hingga menciptakan industri hilir yang mampu menjaga harga.

Pada lapangan kerja, jelas Syamsuar, perlunya UPT Balai Latihan Kerja (BLK) dari Kementrian Tenaga Kerja dalam upaya menyiapakan tenaga kerja lokal yang siap pakai yang telah memiliki sertifikasi, sehingga tak ada alasan perusahaan untuk menolaknya.

”Selama ini memang ada BLK di Riau, namun entah BLK dari mana, di Siak pun ada BLK. Namun jika ada UPT BKL Kementrian Tenaga Kerja, sehingga masyarakat lokal bisa besaing. Yang jelas, Siak sudah membuktikan, bahwa anak Riau juga bisa bersaing dalam pertambangan minyak yang menggunakan teknologi tinggi. Kualiti produksi kita adalah untuk ekspor,” ucap Syamsuar.

Baca juga :  4 Anak Riau Juara Porsadin Nasional, 2 Dari Siak

Memandang Riau ke depan, jelas Syamsuar, bumi langcang kuning ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan Migas, namun harus mempertegas UMKM masyarakat. Sebab, dengan UKM kita bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, menumbuhkan semangat, dan meningkat ekonomi mikro kecil.

Sedangkan terkait masalah kesehatan, kata Syamsuar, dia sudah sempat menyampaikan kepada Kemenpan RB, Asman Abnur, bahwa Siak sudah ada E-Puskesmas, warga tak perlu antre dan bisa berkonsultasi soal kesehatan lewat jaringan internet. ”Prioritas lainnya jika saya dipercaya mengemban amanah, yakni pendidikan. Soal kualitas anak Riau tak perlu diragukan lagi hanya saja penguasaan bahasa asing, terutama Bahasa Inggris masih kurang. Nantinya kita bangun kursi bahasa asing yang sesuai dengan sertifikasi yang ada,” ucap Syamsuar.

Diakhir kata sambutannya yang singkat itu, Syamsuar mengaku datang ke rumah PAN sudah seperti rumah sendiri. ”Karenanya saya berharap PAN bisa nantinya membawa saya menuju dalam Pilgubri,” kata Syamsuar. (RK1)