Rabu, 26 Juli, 2017 2:41 pm

Kebun di Tualang Bukan Terbakar, Tapi Ada yang Memerun

Sekcam Tualang, Ricko, saat berada di lokasi warga yang memerun.

RiauKerpri.com, SIAK– Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tualang, Kabupaten Siak, Ricko, tak berkenan jika ada yang menyebutkan bahwa lahan kebun ubi kayu dan jagung dekat Jalan Raja Wangsa, Rabu (26/7/2017) pagi terbakar. Soalnya, yang dia ketahui bahwa pemiliknya hanya memerun sampah dari sisa yang dibersihkan.

”Saya terkejut juga ada yang mengatakan Karlahut di wilayah kerja saya, begitu saya check ternyata warga cuma memerun. Kebakaran lahan dan hutan dengan memerun sangat berbeda, meskipun pada kata kerjanya membakar,” ucap Ricko.

Ricko menjelaskan, memeron yang dilakukan warga tersebut sifatnya hanya membersihan lahan dari tumpukan sampah yang kering, kemudian oleh orang yang memerun tersebut apinya ditunggu. Kebiasaan membersihkan kebun secara tradisonal ini, ucap Ricko, pada musin panas sekarang ini sebaiknya tidak dilakukan karena mudah saja api tadinya kecil bisa saja menjadi besar akibat ditiup angin dan lahan yang kering.

Baca juga :  Tim TNI "Berburu" Anggota di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

”Lahan warga yang memerun itu, setelah saya check langsung ke lapangan tak sampai 5 meter. Sekarang api perun warga itu sudah padam. Jadi tak ada Karlahut di Kecamatan Tualang,” ucap Ricko kepada RiauKepri.com melalui telepon genggamnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau, Edwar Sanger, kepada wartawan mengatakan, terkait kebakaran kebun di Kecamatan Tualang, pihaknya mencari pemilik lahan tersebut. Penyebabnya belum bisa dipastikan.”Satgas Darat masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi yang terbakar. Apakah terbakar sendiri atau sengaja dibakar, kita belum menerima laporan dari Satgas. Saat ini pemiliknya pun masih dicari,” kata Edwar.

Baca juga :  "Saya Pikir Mengurus Izin IMB di Siak Gratis Hanya Dalam Mimpi"

Saat ini, BPBD Riau melakukan antisipasi meluasnya kebakaran lahan di Riau dengan menyebarkan garam menggunkan pesawat Cassa A-2104. Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Pekanbaru-Riau, suhu paling tinggi bisa mencapai 34 derajat celcius dengan kelembapan udara dari 45 persen sampai 95 persen. Sementara potensi hujan ringan disertai petir diprediksi terjadi di Kabupaten Kampar, Kuansing, Indragiri Hulu dan Pelalawan. Dari informasi BMKG ini, suhu panas pada siang hari akan meningkat, untuk itu Satgas Darat untuk ekstra menjaga kondisi kesehatan. (RK-1)