Minggu, 4 Maret, 2018 3:03 pm

Kejari Bengkalis Ikuti Program Jaksa Menyapa di RRI Pekanbaru

RiauKepri.com, PEKANBARU – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis pekan lalu menyapa Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru untuk mengikuti program Siaran Radio Interaktif dengan tema Jaksa Menyapa.

Program tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bengkalis Lignauli Theresa, SH.MH berrsama sejumlah jaksa jajarannya.

Menurut Lignauli pada kesempatannya itu pihaknya menjabarkan tentang Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) tentang Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang merupakan bagian dari Tindakan Paripurna Institusi Kejaksaan Republik Indonesia.

“Pada program siaran radio interaktif RRI Pekanbaru dengan tema Jaksa Menyapa beberapa hari lalu, kita berkesempatan menjabarkan tugas dan fungsi TP4D, mulai dari latar belakang terbentuknya,tujuan, dan sebagainya, sampai pada Tag Line Kejaksaan RI yaitu Kenali Hukum Jauhi Hukuman,” ungkap Lignauli, Ahad (4/3/2018).

Kasi Intel Kejari Bengkalis ini menjelaskan tujuan dari program tersebut untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat terutama Pemerintah Daerah agar berhati – hati mengelola keuangan negara. Sebab latar belakang dibentuknya TP4D ini adalah Nawa Cita yang merupakan Visi Misi Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai agenda prioritasnya.

Baca juga :  Pria Asal Toba Ini Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar

“Nawa Cita itu antara lain melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, membangun Indonesia mulai dari pinggiran dengan memperkuat daerah – daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, dan menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistim dan penegakan hukum yang bebas korupsi,” jabar Lignauli.

Dikatakannya bahwa Kejaksaan mendukung keberhasilan penyelenggaraan pembangunan nasional melalui pengawalan dan pengamanan baik dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan maupun pemanfaatan hasil pembangunan, termasuk dalam upaya pencegahan timbulnya penyimpangan dan kerugian negara.

“TP4D akan fokus pada pendekatan preventif, melalui upaya untuk memastikan pemberantasan korupsi sejalan dengan penegakan hukum secara efektif dan optimal demi kepentingan rakyat,” tambahnya.

Tujuan dibentuknya TP4D ini lanjut Lignauli adalah untuk menghilangkan keragu –raguan aparatur negara dalam mengambil keputusan, terwujudnya perbaikan birokrasi bagi percepatan program – program strategis pembangunan nasional untuk kepentingan rakyat,  dan terserapnya anggaran secara optimal.

Baca juga :  Desa Sepotong Juara Umum MTQ XIV

“Selain itu terbentuknya  TP4D juga bertujuan untuk menciptakan iklim investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional, serta terlaksananya penegakan hukum yang efektif dengan mengutamakan pencegahan,” jelasnya.

Sedangkan Tugas dan Fungsi  TP4D yang dijabarkannya adalah mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya – upaya pencegahan / preventif dengan cara – cara antara lain memberikan penerangan hukum tentang perencanaan, pelelangan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, perizinan Pengadaan Barang dan Jasa, tertib ADM dan tertib pengelolaan keuangan.

“TP4D juga bertugas melakukan diskusi atau pembahasan bersama untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan pembangunan, serta memberikan penerangan dan penyuluhan hukum baik atas inisiatif TP4D maupun atas permintaan pihak – pihak yang memerlukannya, sedangkan waktu dan tempat ditentukan atas kesepakatan bersama,” tutur Kasi Intel Kejari Bengkalis Lignauli Theresa. (RK4)