Selasa, 15 Mei, 2018 7:04 pm

Kesadaran Berlalu Lintas Warga Riau Meningkat, Tapi Angka Kecelakaan Tinggi, Ini Sebabnya

RiauKepri.com, PEKANBARU – Direktorat lalu lintas Kepolisian Daerah Riau mencatat 10.261 pelanggaran yang berujung tindakan tilang kendaraan bermotor sepanjang 14 hari Operasi Patuh Muara Takus 2018 yang digelar di wilayah hukum Riau. Angka tersebut cederung menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 15.286 surat tilang.

“Kesimpulan kita saat ini terjadi peningkatan kesadaran masyarakat jika dibanding tahun sebelumnya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Komisaris Besar Rudi Syarifudin di Pekanbaru, Selasa (15/5/2018).

Meski terjadi penurunan angka tilang, namun angka kecelakaan lalu lintas justru meningkat. Sebanyak 29 kejadian kecelakaan lalu lintas pada tahun ini, meningkat delapan kasus dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga :  Waw, Hardiknas di Siak Dihadiri Pelajar dan Mahasiswa 28 Provinsi

Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Ditlantas Polda Riau, terutama menjelang Operasi Ketupat yang akan dilakukan menjelang perayaan Idul Fitri mendatang. “Meski kesadaran berlalu lintas meningkat, tapi angka laka lantas malah tinggi. Ini menjadi bahan analisa bersama para Kasatlantas,” ujarnya.

Dari analisa awal kata dia, tingginya angka laka lantas bisa disebabkan sejumlah faktor. Diantaranya adalah kondisi jalan lurus dengan trek panjang sehingga berpotensi mengurangi konsentrasi masyarakat.

Baca juga :  Pimpinan Teroris JAD Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

Salah satu contohnya adalah jalan yang berada di Kabupaten Kampar, yang dalam operasi tersebut tercatat sebagai wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi mencapai 10 kasus, dengan dua kasus diantaranya meninggal dunia.

“Kita segera petakan, jalur mana saja yang rawan, dan tentu akan diimbangi dengan mendirikan posko-posko menjelang Operasi Ketupat mendatang,” tuturnya. (KR9)