Kamis, 10 Agustus, 2017 7:53 am

Ketua DPRD Riau Harapkan Pilgubri Melahirkan Pemimpin yang Membawa Riau Lebih Baik

RiauKepri.com, PEKANBARU--Jika tidak ada aral melintang, tanggal 27 Juni 2018 mendatang digelar Pemilihan Gubernur Riau dan Pilkada Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pemimpin seperti apa yang dikehendaki rakyat Riau?

Dalam pidato Paripurna Istimewa DPRD Riau dalam helat milad ke 60 Provinsi Riau, Ketua DPRD Riau, Dra Hj Septinawati MM, sempat berharap dan berdoa semoga semua persiapan dan pelaksanaan kegiatan Pilgub Provinsi Riau dan Pilkada Kabupaten Indragiri Hilir
berjalan sukses dan lancar, dengan melahirkan kepala daerah pilihan rakyat yang berkualitas, amanah, berpengalaman dan benar-benar membawa Riau lebih baik ke depan.

Alasan mantan istri Gubernur Riau mengarakan demikian karena hal ini sangat penting untuk bisa mengakomodir terwujudnya cita-cita luhur para pendiri Provinsi Riau, terwujudnya kesejahteraan di tengah masyarakat. Pemimpin Riau ke depan perlu mempersiapkan program-program setrategis yang sesuai dengan potensi kekayaan Riau. Karena Negeri ini sesungguhnya dianugerahi sumber daya alam yang melimpah, selain letak geografis Riau yang setrategis berada di tepi jalan tol dunia Selat Melaka.

Baca juga :  Bupati Inhil Intruksikan Camat Kateman Akomodir Pelayanan KTP Elektronik

”Maka Riau ini diperlukan kepiawaian nakhoda untuk membawa perahu Riau ke arah yang lebih baik, dengan mempersiapkan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia yang handal,” ungkap Septina.

Sehubungan dengan hal itu, ketua DPRD Riau ini mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Riau dan Kabupaten Indragiri Hilir yang akan terlibat di dalam proses demokrasi tersebut, senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah-belah rasa persatuan dan kesatuan tanah Melayu ini.

Baca juga :  Gudang Illegal Loging di Kuansing Digerebek

Menurut Septina dalam pidatonya, kehidupan yang rukun dan damai di Tanah Melayu Riau selama ini sebenarnya sudah teruji karena partisipasi seluruh komponen masyarakat yang didukung oleh tunjuk-ajar dan kearifan lokal, yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan sifat tenggang rasa. (RK1)