Jumat, 16 Februari, 2018 9:53 pm

Kisah Novrianti dan Kursi Roda yang Tetap Semangat Berikhtiar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Menggunakan kursi roda tidak membuat Novrianti (32) patah semangat untuk bekerja menafkahi keluarganya. Adanya informasi dari tim dan masyarakat tempat tinggalnya, tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru datang menghampiri kediamannya. Tangisan air mata ibu satu orang anak ini tak terbendung lagi.

Ribuan kilo jalan yang ditempuh oleh Novrianti dengan mengayunkan kedua tangannya ke kursi roda agar bisa berjalan dengan membawa makanan yang akan di jualnya.

“Alhamdulilah saya tetap bersyukur, walaupun kondisi saya begini. Diluar sana masih banyak yang lebih kekurangan daripada saya,” ungkap Novrianti kepada tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru sambil menghapus air matanya dengan jilbab yang dipakainya, Jum’at (14 /02 /2018).

Dijelaskan Ibu yang mempunyai satu orang anak ini, bahwa kaki sebelah kanannya diamputasi karena menderita penyakit diabetes yang dialaminya selama 4 tahun yang lalu.

Baca juga :  Disdik Bengkalis Targetkan 98 Persen Kelulusan UNBK Tingkat SMP

“O ya, saya inget bapak ini (Wakapolresta Pekanbaru, Red) pernah memberikan bantuan kepada saya, tepatnya pada tanggal 25 Desember tahun lalu, saat didepan Gereja Jalan Ahmad Dahlan,” kata Novrianti sambil tersenyum.

Kegiatan sosial Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru dihadiri oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH yang diwakili Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy sumardi P SIK serta Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang MH diwakili Kabid Dokkes Kombes Pol Dr Asmara Hadi, AKBP Dr Khodijah dan teman- teman dari IDI Riau serta Pekanbaru ada Dr Medrison, Dr Ade Fajri dan Dr Cun.

Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK kepada awak media menyebutkan untuk Rengga Jum’at Barokah kali ini, tim mengunjungi seorang Ibuk penjual makanan keliling dengan menggunakan kursi roda. “Alhamdulilah, hari ini kita dapat menyambangi keluarga Ibuk Novrianti bersama tim. Saya meminta ke tim untuk bantu mensurvei keluarga beliau. Karena saya pernah membeli dagangannya dan memberikan sedikit bantuan kepadanya,” tukas sang inisiator program Jum’at Barokah

Baca juga :  Ada Apa Puluhan Lansia di Pekanbaru Tersenyum-senyum?

Ditambahkan Edy, kegiatan ini juga merupakan program Promoter Kapolri Jendral Pol Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA P.h.d tentang reformasi kultural terhadap Polri, dengan menampilkan sosok Polisi yang humanis melalui program Jum’at barokah Polisi Peduli dan berbagi. Seperti biasanya, tim memberikan sembako buat kebutuhan sehari-hari, yaitu beras, telur, roti kaleng serta yang lainnya. (rilis)