Kamis, 7 Desember, 2017 2:06 pm

Korban 4 Perampok Berpistol di Pelalawan Merugi Rp 1 Miliar

RiauKepri.com, PELALAWAN-
M Nasir (47 tahun) membuat laporan ke Polres Pelalawan. Warga Jalan Pahlawan Kerja Simpang III, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, ini adalah satu dari tiga korban perampokan berpistol. Kepada polisi dia mengaku total kerugian yang dialami berupa uang tunai dan emas sebesar Rp 1 miliar.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan melalui Kasat Reskrim, AKP Faisal Ramzani, membenarkan adanya laporan pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Sebelumnya korban sempat melapor ke wilayah hukum Polresta Pekanbaru. Sesuai pengakuan korban, mereka mengalami kerugian yang ditafsirkan mencapai Rp 1 miliar,” kata Faisal, Kamis, 7 Desember 2017.

Sesuai pengakuan korban kepada polisi, pada hari Rabu, 6 Desember 2017 sekira pukul 18.30 WI, Di Simp-Langgam-Muaro Sako, Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Firdaus, M Nasir, dan Wati baru saja pulang dari berjualan emas di Pasar Padang Luas, Kecamataan Langgam, Pelalawan, menuju Pekanbaru.

Baca juga :  Mantap, Wibsite Kabupaten Siak Terbaik I di Riau

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil para korban dihentikan oleh mobil avanza BM 1627 RA warna hitam. Seketika keluar 4 orang yang memakai sebo (penutup wajah) sambil membawa senjata api genggam berwarna stainless.

Selanjutnya salah satu dari tersangka pelaku langsung masuk kedalam mobil korban dan menyuruh Firdaus yang menyetit pindah ke belakang.

Sementara itu, 3 tersangka pelaku lainnya masuk ke dalam mobil korban, lalu mengikat masing-masing tangan korban dan melakbannya.

Saat itu, cerita M Nasir, para pelaku menodongkan senjata api kearah perut dan kepala mereka sambil mengatakan, “Mana emasmu.”

Baca juga :  Syamsuar Diberi Anugerah Kehormatan Adat Aceh Barat, Ini Alasannya

“Saya jawab tidak ada, pak,” kata M Nasir. Seiring dengan hal itu, korban Firdaus dipukuli dengan menggunakan tangan dan martil, lalu para pelaku memeriksa dan mengeledah korban dan menemukan emas yang disembunyikan M Nasir di ikat pinggang.

Kawanan perampok juga menemukan emas Firdaus yang disimpan di dalam saku celana dan di bawah kursi supir. Perampok juga merampas seluruh handphone, dompet, serta tas yang berisi alat tukang emas milik korban.

Selanjutnya para korban beserta mobil ditinggalkan para peranpok
di kebun sawit di Jalan Maridan, Tenayan Raya, Pekanbaru.

“Akibat kejadian itu, korban Firdaus juga mengalami luka di bagian paha sebelah kanan,” ucap Faisal. (RK5)