Selasa, 22 Agustus, 2017 7:39 pm

Lantamal IV Tanjungpinang Ajak Perang Terhadap Sampah

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Lebih dari 600 warga Kota Tanjungpinang sejak pagi, Selasa (22/8) berduyun-duyun memadati Anjung Cahaya, Teluk Keriting hingga ke Plantar Dua dalam rangka gotong royong membersikan sampah dan kampanye mengajak membersihkan pantai dan tidak membuang sampah kelaut dan sungai.

Ajakan sekaligus kampanye dan penyadaran masyarakat tersebut diprakarsai oleh gabungan TNI AL Lantamal IV, AD Korem 033/WP, AU Lanud RHF dan Polres Tanjungpinang, Instansi Pemda Kota Tanjungpinang, Jalasenastri Korcab IV DJAB, Mahasiswa, KSOP, Bea Cukai, Pelindo, Pramuka dan masyarakat yang bermukim di pesisir pantai Kota Tanjungpinang.

Penyelenggara yang diinisiasi Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal IV Tanjungpinang ini mengusung tema “Lantamal IV Mengajak Masyarakat Tidak Membuang Sampah Plastik di Sungai dan Laut”. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Tanjungpinang.

Tumpukan sampah yang menggunung didominasi sampah plastik diangkut puluhan mobil truk dari Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang dan mobil truk TNI/Polri berjejer menampung sampah dari laut dan selanjutnya dibawa ketempat pembuangan akhir sampah.

Baca juga :  Orangtua "Kajot" di Rohil Ini, 4 Kali "Gasak" Anak Tirinya

Sementara itu dari laut puluhan perahu karet dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV dan speed boat Satkamla Lantamal IV bergerak memungut sampah plastik yang berserakan.

Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno yang diwakili Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan,S.H mengatakan, bahwa upaya yang digagas TNI/Polri ini merupakan bagian dari kampaye anti sampah dan menginginkan laut dan sungai di Kota Tanjungpinang bebas dari sampah.

“Ini butuh peran dan kesadaran masyarakat yang bermukim di sepanjang garis pantai untuk tidak membuang sampah kelaut dan sungai,” ujarnya.

Seperti halnya salah satu spot di Kota Tanjungpinang khususnya di sekitar Pasar Plantar Dua, permasalahan sampah yang dibuang kelaut dari dulu sampai sekarang tidak pernah selesai. Ini mengindikasikan masih kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri.

Baca juga :  Harapkan Danrem Edy Hadir, Mahasiswa Unilak Undurkan Acara

“Berbagai upaya terobosan dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang untuk mengatasi sampah plastik yang berserakan di laut harus kita dukung bersama,” ajak Wadanlantamal.

Selain itu, lanjut Wadan Lantamal IV, didepan mata kita ada pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura yang merupakan pintu gerbang masuknya wisatawan dari negara tetangga dan dari daerah lain di Indonesia. Itu harus diciptakan ciptakan kesan yang baik, slah satunya laut harus bebas sampah.

“Mulai sekarang warga Kota Tanjungpinang bersatu padu dan berkomitmen perang terhadap sampah. Mari kita bekerjasama, jangan saling menyalahkan tetapi tunjukkan kesadaran dan aksi nyata,” harapnya.(RK/Dispenal)