Jumat, 28 Juli, 2017 1:59 pm

Lomba Masak Serba Ikan, Upaya Menggali Kreasi dan Inovasi

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Istri Gubernur Kepulauan Riau Hj. Noorlizah Nurdin Basirun mengatakan dengan adanya program-program seperti cipta menu, memasak serba ikan yang berbasis sumber daya lokal diharapkan dapat meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam keluarga.
“Kegiatan seperti ini juga bermaksud untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan dan konsumsi ikan dalam meningkatkan kualitas hidup serta menarik minat anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dengan mengkonsumsi ikan menjadi sebuah kebutuhan bukan sebuah pilihan,” ujar Noorlizah saat menghadiri acara Lomba memasak serba ikan tingkat Provinsi Kepri ke-10 dan lomba cipta menu beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumberdaya lokal tahun 2017 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang pada Kamis (27/7).
Noorlizah melanjutkan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini ditekankan pada menu sarapan untuk anak sekolah, studi menunjukan bahwa sarapan bergizi bagi anak sekolah ternyata bermanfaat dan berpengaruh terhadap fisik dan psikologis anak.
“Hal ini ada akhirnya akan meningkatkan proses dan hasil belajar anak, sebagaimana bunyi pesan dalam pedoman gizi seimbang yakni: biasakan makan pagi atau sarapan. Tentunya ini seiring dengan tujuan dari gerakan PKK itu sendiri yakni untuk mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera, maju dan mandiri,” lanjut Noorlizah.
Lomba cipta menu B2SA sendiri merupkan bagian yang penting dalam upaya diversifikasi konsumsi pangan melalui keberagaman konsumsi non beras, hal ini sejalan juga dengan langkah Pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mencerdaskan generasi muda dengan memberdayakan potensi sumber daya lokal.
Dengan Tema lomba masak serba ikan, Noorlizah mengatakan bahwa ikan merupakan produk yang menyehatkan karna didalamnya terkandung nilai gizi yang tinggi seperti omega 3 dengan kandungan DHA dan EPA yang baik untuk perkembangan sel-sel otak dan mampu meningkatkan kecerdasan serta kesehatan.
“Melalui kegiatan ini pula dapat mengenalkan keberagaman dan menampilkan masakan khas daerah kepada masyarakat luas tentu juga berdampak baik bagi tumbuh kembang ekonomi kreatif daerah,” sambung Noorlizah.
Mewakili Gubernur Kepri, Asisten Pemerintahan Raja Ariza mengatakan bahwa Aspek konsumsi Pangan sangat erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia dan bukti empiris mengatakan bahwa kualitas SDM ditentukan oleh status gizi yang baik serta asupan gizi pangan yang dikonsumsi.
“Provinsi Kepri merupakan daerah yang strategis letaknya, degan komposisi 96 persen lautan ini maka potensi ekonomi kelautan dan perikanan cukup besar dan beragam sehingga potensi yang kita miliki ini perlu di kelola dan manfaatkan dengan baik,” ujar Ariza dalam sambutannya.
Raja Ariza melanjutkan dengan berjalannya program tahunan seperti ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan prinsip-prinsip B2SA, mendorong dan meningkatkan kreativitas dalam menciptakan menu-menu berbasis sumberdaya lokal baik untuk ibu-ibu PKK maupun masyarakat lainnya karna peran ibu-ibu inilah yang bertanggungjawab dalam menentukan, menyiapkan, menyajikan menu dalam keluarga di kehidupan sehari-hari.
Laporan dari Panitia Penyelenggara mengatakan bahwa program yang dilaksanakan pada hari ini merupakan gabungan dari 2 instansi yakni dari Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Ketahanan Pangan, diikuti oleh masing-masing perwakilan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri, Disuguhkan pula stand bazar yang berisikan bahan pangan yang dijual dengan harga yang terjangkau.
Lomba memasak sendiri dimulai sejak pukul 06.00 wib pagi. Sebelum pengumuman pemenang dibacakan, Noorlizah didampingi Asisten I Raja Ariza mengunjungi masing-masing stand baik yang menyajikan makan hasil perlombaan juga meninjau stand bahan pangan.
Pada kesempatan tersebut Noorlizah juga mencicipi setiap masakan hasil olahan peserta, saat meninjau stand bahan pangan, Noorlizah membeli 1 bibit pohon jambu kemudian menanamnya di area halaman Aula.
Dari hasil perhitungan oleh pihak Juri didapat pemenang perlombaan masak Lomba cipta menu beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) dan lomba masak serba ikan, kedua tema tersebut diraih oleh Kabupten Natuna sebagai Juara umum.
Adapun rincian pemenang, untuk Kategori Pemanfataan pangan lokal dimenangkan oleh perwakilan Kota Batam, Kategori Pengembangan resep dimenangkan oleh perwakilan Kabupaten Natuna, untuk Kategori Tata saji dimenangkan oleh perwakilan Kabupaten Bintan sedangkan Kategori Favorit dimenangkan oleh perwakilan Kota Tanjungpinang.
Sedangkan untuk juara umum, peringkat 3 didapat oleh perwakilan Kabupaten Karimun, Juara 2 didapat oleh Kota Batam dan Juara 1 untuk Kabupaten Natuna. Selanjutnya untuk Lomba masak Seba Ikan, pada kategori Menu Kudapan yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 adalah Kota Tanjungpinang, Kota Batam dan Kabupaten Natuna.
Lalu pada kategori Menu Balita yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 adalah Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Karimun. Dan kategori terakhir yakni Menu keluarga yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 adalah Kabupaten Karimun, Kota Batam dan Kabupten Bintan. Dan yang meraih Juara umum dalam lomba masak serba ikan juga di raih oleh perwakilan Kabupaten Natuna.
Hadir pada Kesempatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ahmad Izhar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Eddy Sofyan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri Riawina, Ketua DWP Provinsi Kepri Hj. Risma Rini, Perwakilan Tim Penggerak PKK Kab/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau serta Tamu undangan lainnya.(RK/Hms)
Baca juga :  Dinas Penanaman Modal dan PTSP Terima Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi