Kamis, 8 Maret, 2018 1:35 pm

Mahasiswa Magister Hukum Unilak Study Visit ke 3 Lembaga Tinggi Negara

RiauKepri.com, PEKANBARU- Program Studi Magister Hukum Universitas Lancang Kuning melakukan kegiatan study visit ke Jakarta, tanggal 4-6 Maret 2018 lalu. Sebanyak 54 orang mahasiswa dan 2 orang dosen, Dr. Bahrun Azmi, SH, MH, MSi, dan Dr. Yetti, SH, MHum, berkunjung ke Majelis Permusyawarataan Rakyat (MPR), Mahkamah Agung (MA), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rombongan mahasiswa Magister Hukum Unilak mengawali kunjungan ke MPR, Senin, (5/3). Saat berada di MPR, rombongan disambut dengan ramah oleh beberapa orang Staf MPR dan Ketua Bidang Pemerintahan dan Hubungan Antar Lembaga MPR, Muhammad Jaya.

Muhamad Jaya bersemangat memaparkan materi seputar MPR, dan helat ini berlangsung dengan dialog dan tanya jawab dari mahasiswa tentang kedudukan, hak dan kewajiban, tugas dan fungsi MPR, dan lain lain. Setelah itu, mahasiswa dibawa ke ruang rapat, perpustakaan, dan lain-lain. Kunjungan diakhiri dengan penyerahan cenderamata.

Pada hari yang sama, rombongan melanjutkan kunjungan ke Mahkamah Agung. Di sini rombongan mahasiswa Magister Hukum Unilak disambut oleh staf MA, yaitu bapak Suhartono, bapak Asep, dan bapak Luki. Mereka memaparkan materi tentang sistem dan mekanisme penanganan perkara di MA. Setelah pemaparan materi, mereka menjawab semua pertanyaan mahasiswa seputar kedudukan, Wewenang, tugas dan fungsi MA, dan lain lain. Mereka menegaskan bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) diberlakukan sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Selesai berdiskusi, rombongan dibawa ruang kerja, ruang sidang, dan lain-lain. Dan diakhiri penyerahan cendramata.

Baca juga :  Tingkatkan Kemampuan Pustakawan, FIB Unilak Taja Pelatihan

Keesokan harinya, rombongan berkunjung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa, (6/3). Saat berada di OJK, rombongan disambut ramah 2 orang Staf Pengawas OJK, Ibu Karlina dan Bapak Yogi. Mereka memaparkan materi tentang tujuan pembentukan, wewenang, tugas dan fungsi OJK dalam hal pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, sektor pasar modal, dan lain-lain. Mereka mengemukakan bahwa sejak tahun 2014, Pengawas Perbankan di Indonesia bukan lagi menjadi tugas Bank Indonesia, melainkan menjadi tugas OJK.

Baca juga :  Mantap, Suara Perempuan untuk Syamsuar-Edy Diyakini Capai 50 Persen Lebih

Setelah pemaparan materi, berlangsung sesi tanya jawab dari mahasiswa,mereka menjawab semua pertanyaan,setelah itu rombongan dibawa keliling gedung OJK, dan diakhiri penyerahan cenderamata.

Ketua Program Studi Magister Hukum Universitas Lancang Kuning, Dr. Ardiansah, SH, MAg, MH, mengemukakan bahwa study visit berlangsung selama 3 hari berjalan dengan lancar dan sukses. Study visit merupakan program akademik yang rutin dilakukan setiap semester menjadi bagian pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan keilmuwan mahasiswa pascasarjana.

Kegiatan study visit mahasiswa ini dapat melihat langsung keberadaan suatu instansi/institusi hukum. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keilmuwan mahasiswa demi tercapainya visi Unilak Unggul 2030 yang berlandasarkan Budaya Melayu. (can)