Kamis, 17 Mei, 2018 2:38 pm

Mahasiswa Unilak Peduli Pendidikan “Merambah” Kampar Kiri Hulu

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sekumpulan mahasiswa Universitas Lancang Kuning yang tergabung dalam kelompok Unilak Peduli Pendidikan mengadakan kegiatan sosial di Desa Batu Sasak, Dusun Sialang Harapan, Kampar Kiri Hulu.

Kegiatan yang didukung oleh Rektor Unilak, Dr. Hj. Hasnati, S.H., M.H. dan Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan Dr. Eddy Asnawi S.H., M.Hum berdedikasi untuk peningkatan kualitas dan pelayanan pendidikan, pada tahun ini fokus disebuah Sekolah Dasar (SD) yang sedang dalam kondisi memprihatinkan.

“Unilak Peduli Pendidikan kali ini bertujuan untuk membantu SD Marginal yang berlokasi di Dusun Sialang Harapan, Desa Batu Sasak, Kampar Kiri Hulu, Riau. Kondisi institusi pendidikan yang tidak layak,” kata Ketua Unilak Peduli Pendidikan, Rio Arnaldy, pekan lalu.

”Selama disana tim mahasiswa Unilak menemukan bahwa SD Marginal memiliki tenaga pengajar yang berjumlah 1 orang, dan Desa Batu Sasak tidak memiliki listrik, pompa air, dan yang paling memprihatinkan, tiadanya jembatan penghubung antara Desa Batu Sasak dan Dusun Sialang Harapan sehingga anak-anak terpaksa berjalan kaki menyebrangi sungai yang deras apabila sedang dangkal, namun bila air sungai pasang maka mereka menggunakan rakit hanya demi mendapatkan ilmu dari satu guru yang bernama Rosel,” sambung Rio.

Baca juga :  1 Teroris Ditangkap di Rupat, Densus Kembangkan Pelaku Lain

Rio menambahkan, saat bulan Maret ketika dia mengadakan penggalangan dana di seluruh fakultas Universitas Lancang Kuning, hasilnya disumbangkan untuk menolong anak-anak SD Marginal. Sumbangan itu ada buku, tas, pakaian dan alat tulis.

“Sumbangan yang kita serahkan membuat anak-anak disana senang karenanya kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur baik di Unilak maupun masyarakat yang telah ikut menyumbang,” ucap Rio.

Sementara itu Sekretaris Unilak Peduli Pendidikan, Laura Cindy Zhania, mengatakan mahasiswa Unilak disana selama tiga hari (4-6 Mei). Ada 10 relawan yang berangkat ke Desa Batu Sasak dengan tujuan untuk memberikan bantuan berupa buku dan meresmikan perpustakaan SD Marginal.

Baca juga :  Dosen Fekon Unilak Raih Gelar Doktor dengan Hasil Sangat Memuaskan

“Butuh waktu 8 jam ke lokasi, dan tidak ada lampu penerangan di sepanjang perjalanan. Kami harus mengelilingi bukit, melewati jalan di pinggir jurang yang dalam, melewati tengah-tengah hutan, jalan tanah kuning.
Dan Alhamdulillah selama disana tim selamat dan balik ke kampus dalam keadaan sehat,” Ucap Cindy. (can)