Kamis, 1 Maret, 2018 12:25 pm

Malu Kampar Kalau Syamsuar Kalah

RiauKepri.com, KAMPAR- Sosok Burhanudin Husin pada kampanye dialogis calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSI, di Desa Ranah, Kecamatan Air Tiris, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian ratusan masyarakat yang hadir di pagi Kamis (1/3/2018).

Dalam sambutannya, Burhanudin menjelaskan kenapa dia mendampingi Syamsuar. Alasannya, karena dari 4 pasangan calon ikut Pilkada Riau hanya Pak Syamsuar langsung datang bersilaturahmi dengan dirinya dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Ini artinya, Pak Syamsuar sangat menghargai orang Kampar dan rendah hati sehingga dia sendiri yang datang. Sedangkan yang lain hanya utusan itupun lewat telepon,” kata Burhanudin yang biasa disapa Boy.

Setelah mengamati semua calon, sebelum menjatuhkan dukungan kepada Syamsuar, jelas Boy, dia melihat hanya pasangan nomor urut 1 ini yang komitmen dan diyakini betul membawa perubahan terhadap Provinsi Riau.

Kampar, ucap Boy, bagian tak terpisahkan dari Riau. Namun kepedulian sekarang ini sangat jauh dari harapan.

“Kita berharap nantinya, jika Pak Syamsuar menjadi Gubernur Riau tolong libatkan putra dan putri terbaik Kampar untuk membantu di jajaran pemerintahan. Untuk mewujudkan semua ini, tanggal 27 Juni nanti mari mencoblos nomor 1,” ucap Boy.

Baca juga :  Nama Syamsuar Harum, Penambang Perahu Jonson Yakin Menang
Usai kampanye dialogis Syamsuar makan bersama tokoh masyarakat Desa Ranah, Kampar.

Sartuni, tokoh masyarakat setempat dalam sambutannya mengatakan, warga Desa Ranah ini perlu bimbingan dalam mengembangkan ilmu dan keahlian. Oleh karena itu diharapkan Pak Syamsuar membagikan ilmunya untuk anak keponakan di Desa Ranah.

“Jadi, kita harus siap mendukung Pak Syamsuar dan dukungan kita harus dengan hati nurasi, jangan gara-gara dikasi uang Rp100 ribu beralih pilihan,” ucap Sartuni.

Sartuni mengingatkan, calon yang memberi uang agar memilihnya, jika jadi nantinya dia tidak akan pernah datang ke kampung ini. Karena mereka sudah membeli suara warga.

“Akibat dari itu semua, lima tahun ke depan kita rugi. Jadi jangan salah memilih,” kata Sartuni.

Tokoh masyarakat ini mengaku, dia sudah mempelajari sosok Syamsuar-Edy Natar Nasution. Keduanya sangat religi, jadi kalau tidak memilih pasangan ini masyarakat akan rugi.

“Jika Syamsuar kalah di Desa Ranah ini, jelas semuanya malu. Karena Syamsuar adalah anak kemanakan kita. Istri Syamsuar orang Sumando, desa seberang. Jadi, sudah kewajiban kita memangkan anak kemanakan kita di Kampar ini. Apalagi di Desa Ranah ini adalah kampanye pertama yang dilalukan Pak Syamsuar di Kampar. Kita memilih Pak Syamsuar karena beliau membawa perubahan sehingga Riau lebih baik lagi” kata Ketua NasDem DPD Kampar, Syamsul Mukamar, dalam sambutannya.

Baca juga :  Di Meranti, Budak Kecil Saja Kenal Pak Syamsuar

Sementara itu, dalam orasi politiknya meskipun suara terdengar serak, Syamsuar yang didampingi para ketua Parpol Koalisi, mengatakan, ada beberapa pembangunan infrastruktur yang belum selesai di Kampar nantinya menjadi prioritas kerjanya dan ini menjadi komitmennya.

“Saya melihat ada beberapa titik kemacetan di jalan penghubung Kampar dengan Pekanbaru, yang kiranya perlu dibangun fly over,” ucap Syamsuar.

Di bidang di dunia wisata, Syamsuar berniat mengembangkan wisata alam dan budaya di Kampar. Selain itu,
juga perlun adanya Perda desa adat yang memayungi hukum-hukum adat yang sudah ada sebelum Riau Ada.

“Jika saya menjadi Gubernur Riau, Insya Allah kita pertahanan dan kita kembangkan julukan Kampar Serambi Mekah. Kita syiarkan agama karena Riau bumi Melayu indentik dengan Islam, kita dirikan Islamic Centre,” kata Syamsuar. (hidayat)