Rabu, 21 Februari, 2018 6:33 pm

Memacu Adrenalin, Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB Unilak Taja “Mimbar Sastra”

RiauKepri.com, PEKANBARU – Sebagai generasi penerus untuk melanjutkan estafet pembangunan negeri ini berlandaskan budaya, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning harus terus berkreasi. Salah satu wadah menampung kreativitas mereka adalah dengan menaja perhelatan “Mimbar Sastra”. Hal ini dijelaskan Ketua Program Studi Sastra Indonesia Muhammad Kafrawi atau lebih dikenal dengan nama Hang Kafrawi ini, Rabu (21/2/2018).

Menurut Hang Kafrawi, Mimbar Sastra merupakan kegiatan mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unilak dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di kelas. Pada perhelatan Mimbar Sastra ini, kata Hang Kafrawi, mahasiswa diharuskan menampilkan karya yang mereka ciptakan.

“Selain menulis, mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unilak juga digesa melaksanakan berbagai perhelatan seni dan Mimbar Sastra merupakan salah satu ‘labor’ memperlihatkan kebolehan mereka. Di perhelatan inilah mereka menampilkan karya mereka baik itu puisi maupun esai (orasi sastra) yang disampaikan kepada khalayak ramai,” ujar Hang Kafrawi.

Baca juga :  Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Kordias Pasaribu Dicopot

Di perhelatan Mimbar Sastra ini juga, kata Hang Kafrawi, mahasiswa diajak melakukan eksperimen dalam menghasilkan. Dengan demikian karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa sesuai dengan zaman mereka hari ini.

“Untuk Mimbar Sastra kali ini, kita mengusung tema ‘Sastra Zaman Now, Hendak ke Mana?’ Tema ini berkaitan dengan masa kini. Diharapkan Mimbar Sastra ini dapat memacu adrenalin mahasiswa sesuai dengan zaman mereka dan tentu saja tidak meninggalkan nilai-nilai budaya daerah ini, yaitu budaya Melayu,” jelas Hanga Kafrawi.

Selain menaja perhelatan seperti Mimbar Sastra ini, Hang Kafrawi juga menjelaskan bahwa Program Studi Sastra Indonesia FIB Unilak telah menyedia ‘lab’ menulis. “Kita juga telah menyediakan Tabloid Tanjak, baik itu cetak maupun online. Tabloid Tanjak ini dikelola oleh mahasiswa. Kita menyadari betul bahwa menulis adalah bagian terpenting bagi mahasiswa Sastra Indonesia. Dari Tabloid Tanjak ini diharapkan melahirkan penulis-penulis handal masa depan Riau,” harap Hang Kafrawi.

Baca juga :  Dayung Bersambut Pemutaran Film "Mafia Agaknya, Geng!" di Desa Payarumbai

Sementara itu, Rahmat Sidik, Ketua Himpunan Program Studi Sastra Indonesia menjelaskan bahwa ‘Mimbar Sastra’ dapat menjadi ajang berkreasi. Di ‘Mimbar Sastra’ ini, kata Sidik, mahasiswa dibebaskan untuk menampilkan berbagai karya, khususnya karya sastra dan juga esai.

“Kami melaksanakan perhelatan ini dengan rasa bahagia, sebab inilah kami harus tetap berkarya. Dan perhelatan ini akan menjadi wadah bagi kami dalam menuangkan gagasan dan ide,” ucap Sidik, mahasiswa semester 4 ini.   (RK2)