Minggu, 20 Agustus, 2017 11:38 pm

Merasa tak Dihargai, Belum Dilantik Fahkrunnas Mundur dari Pengurus PWI Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU– Merasa tak dihargai, salah seorang tokoh pers Riau yang juga wartawan senior dan sudah banyak makan “asam garam,” Ir Fakhrunnas MA Jabbar M.I.KOM, mengundurkan diri dari kepengurusan PWI Riau priode 2017-2022

Pengunduran diri Fakhrunnas yang juga dikenal sebagai seniman Riau ternama ini mengejutkan sejumlah pihak, apalagi penitia pelantikan PWI Riau yang saat ini dinahkhodai Zulmansyah Sekedang baru saja merilis agenda pelantikan yang akan dilalukan Ketum PWI Pusat, H Margiono, Selasa (22/8/2017), di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Berikut ini salinan lengkap surat pengunduran diri Fakhrunnas:

Sehubungan kepengurusan PWI Provinsi Riau periode 2017-2022 yang akan dilantik tanggal 22 Agustus 2017 nanti, dalam hal nama saya ditempatkan sebagai Anggota Dewan Penasehat (konon begitu yang diajukan dan sudah di-SK-kan oleh Pengurus PWI Pusat), melalui surat ini secara resmi saya menyatakan MENGUNDURKAN DIRI.

Adapun pertimbangan-pertimbangan pengunduran diri tersebut adalah  sebagai berikut:

  1. Jauh sebelum disusunnya kepengurusan ini, Sdr. H. Dheni Kurnia (Ketua DK PWI periode2017-2022) sudah mengajukan secara lisan nama saya kepada Sdr. Ketua PWI Provinsi Riau sebagai Sekretaris DK PWI Provinsi Riau. Apalagi, selama satu periode sebelumnya saya sudah menduduki posisi Anggota DKP.
  2. Dalam kepengurusan yang akan dilantik tersebut masih terdapat  wartawan yang duduk dalam kepengurusan partai politik. Meskipun Ybs. Sudah membuat surat pernyataan pengunduran diri namun pihak parpol bersangkutan belum pernah menerima surat pengunduran diri tersebut. (Masalah ini sebaiknya dapat dikonfirmasi langsung oleh pihak terkait).
  3. Masih ada wartawan yang duduk sebagai pengurus PWI Provinsi Riau ini namun sebenarnya media tempat bekerja sudah tidak terbit lagi dalam jangka waktu cukup lama. Bahkan ada wartawan yang sudah tidak melaksanakan tugas-tugas jurnalistik dalam waktu cukup lama pula.
  4. Saya yang sudah mengabdi di dunia jurnalistik cukup lama di mana saya pernah diberi Penghargaan Pengabdian 30 Tahun sebagai Wartawan oleh Pengurus PWI Riau periode sebelumnya dan sedang dalam pengajuan memperoleh Press Card Number One (PCNO) merasa tidak dihargai lagi. Apa yang sudah diajukan Ketua DK PWI (H. Dheni Kurnia) atau pembicaraan lisan tidak langsung kepada Sdr. Zulmansyah diabaikan begitu saja dan tidak dipertimbangkan sama sekali.

Saya berharap semoga kepengurusan PWI Riau yang baru melalui supervise oleh Pengurus PWI Pusat dapat mengedepankan aspek profesionalitas dan akuntabilitas wartawan di bawah payine organisasi PWI agar organisasi ini tetap bermartabat sampai kapan pun.

Demikian surat ini disampaikan untuk dapat dimaklumi. Atas perhatian diucapkan terimakasih.

Wassalam,
Fakhrunnas MA Jabbar

Tembusan kepada:

  1. Yth. Sdr. Ketua PWI Pusat di Jakarta.
  2. Yth. Sdr. Ketua DK PWI Provinsi Riau di Pekanbaru.
  3. Yth. Sdr. Pimpinan media di tempat.
  • Hidayat