Senin, 31 Juli, 2017 9:42 am

Meski Tak Kantongi Izin, Pengolahan Limbah RSUD Natuna Sesuai Standar

Meninjau IPAL RSUD Natuna

RiauKepri.com, NATUNA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna yang berdiri megah sebagai fasilitas publik dan sudah beroperasi sejak 2007, ternyata tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Hal ini menyeruak kembali setelah berita pengelolaan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) ramai dibicarakan netizen dan menjadi viral, lalu disorot Kapolres Natuna.
“RSUD ini memang belum memiliki IMB dan Amdal, kondisi ini membuat kami tak bisa mengurus izin pengolahan limbah ke Kementrian LH. Berkas yang dikirimkan sejak 2007 lalu ditolak karena RSUD Natuna tak punya IMB dan Amdal,” terang Sekretaris RSUD Natuna, Zabir menjawab wartawan belum lama ini.
Direktur RSUD Natuna Dr Faisal menerangkan, pihaknya kaget setelah diberitakan dan viral di medsos. Lalu anggota Reskrim Polres Natuna dengan kekuatan penuh mendatangi RSUD Jumat, (28/07) sore mempertanyakan IPAL (insatalaai pengolahan limbah-red) dan alur penangannya.
“Kami jelaskan alurnya dan cek bersama-sama ke lapangan,” terangnya.
Dia mengakui bahwa RSUD Natuna memang belum mengantongi izin pengolahan limbah. Tetapi sudah melakukan penanganan limbah secara layak sesuai standard.
“RSUD sudah punya IPAL yang dibangun dan beroperasi. Tempat pembakaran limbah padat rumah sakit, hasil pembakaran limbah ini kita amankan dalam kantong plastik dan disimpan di gudang penyimpanan karena standarisasinya begitu,” ujar Faisal.
Pada tahun anggaran 2017, RSUD mengangarkan sebesar Rp150 jutaan untuk operasional penanganan limbah cair maupun padat.(RK)
Baca juga :  Ditemukan Mayat di Pinggir Jalan Batuaji