Senin, 14 Agustus, 2017 9:02 am

Migas Sudah tak Bisa Diharap, Syamsuar ‘Gendong’ Industri Maritim dan Agro Bisnis

RiauKepri.com, SIAK–Melihat kondisi ekonomi pada saat ini, anjloknya harga Minyak dan Gas (Migas) Dunia, membuat negara ini hingga ke daerah terseok-seok untuk membangun, bahkan pertumbuhan ekonomi Riau dibawah rata-rata nasional. Agar tanah Melayu ini tetap berdiri tegak, sudah tidak saatnya lagi berpangku tangan pada Migas. Inilah yang ditawarkan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, mengendong pertanian, perkebunan, perikanan serta ekonomi kreatif (UMKM).

”Dengan kondisi ekonomi sekarang ini, makanya pembangunan Riau kedepan untuk meningkatkan ekonomi rakyat berorientasi kepada agro industri, industri maritim, dan industri pariwisata serta ekonomi kreatif. Kesemuanya ini berorientasi eksport supaya pendapatan masyarakat meningkat,” ungkap Syamsuar, Minggu (13/8/2017).

Baca juga :  Murid SD Pekanbaru Ini "Berlambak" Prestasi Modelling‎

Riau sendiri, jelas Syamsuar, punya potensi untuk itu. Tinggal bagaimana melakukan pemetaan dan fokus menjalaninya. Karena semua kabupaten/kota mempunyai potensi yang berbeda karena itu pembangunannya difokuskan sesuai dengan potensi dan geografis daerah.

Syamsuar juga getol melakukan diskusi dengan sejumlah eleman termasuk parkar, tujuannya agar pembangunan Bumi Lancang Kuning berbasis dan berorientasi agro industri. ”Saya senang bertukar informasi dan apa yang hendak dilakukan nantinya perlu penelitian dan pengkajian di lembaga Perguruan Tinggi (PT). Semoga mimpi sayo memajukan agro industri berorientasi eksport bisa terwujudkan,” kata Syamsuar dengan logat Melayu-nya.

Baca juga :  Korban Begal di Kampar Terkapar, Akhirnya Meningal

Bercermin pada Provinsi Sulawesi Selatan, kata Syamsuar, mereka sangat maju dan Pertumbuhan Ekonominya mencapai 7.4 persen. Penyebabnya, karena industri maritim dan agro bisnis Sulawesi Selatan berjalan. ”Makanya orientasi kedepan untuk Riau, menurut saya harus agro industri berorientasi eksport,” ucap Syamsuar. (RK1)