Jumat, 25 Agustus, 2017 2:53 pm

Mubes Para Mubaligh Batam Pagi Sabtu, Ini Calon Kuat Ketua Baru

RiauKepri.com, BATAM — Persatuan Mubaligh Batam (PMB) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Sabtu (26/08/2017) di Lantai 4 Pemko Batam, mulai pukul 08.00 WIB. Agenda penting Mubes adalah pemilihan ketua, yang sejak beberapa hari sebelumnya sudah mengerucut pada satu nama.

 

Ketua Panitia Pelaksana Mubes PMB, Sudirman Dianto, menjawab RiauKepri.com, Jumat (25/07/2017), mengatakan acara ini dibuka langsung Walikota Batam H Muhammad Rudi dan dihadiri sekitar 185 orang. “Di antara mereka yang hadir nanti, Pak Nyat Kadir (anggota DPR) dan Pak Hardi Hood (anggota DPD),” ujarnya.

 

Dengan mengusung tema “Revitalisasi Para Mubaligh dalam Mewujudkan Kehidupan Masyarakat Madani”, Mubes diharapkan melahirkan ketua dan kepengurusan PMB yang dapat diterima semua pihak. Apalagi sebelumnya dikabarkan sempat muncul perbedaan-perbedaan terkait dengan pelaksana Mubes ini.

 

Keterangan yang berhasil dirangkum RiauKepri.com menyebutkan H Maryono, S.Ag merupakan calon kuat untuk memimpin PMB priode tiga tahun ke depan, 2017 – 2020, berpaket dengan Suyono sebagai Sekretaris. Dua periode sebelumnya PMB dipimpin Zulkarnaen Umar – Abdul Rahman.

Baca juga :  Menguat Semangat, Teater Matan Ziarah ke Makam Raja Kecik

 

Sebelumnya sempat muncul beberapa nama sebagai kandidat calon Ketua PMB. Tetapi beberapa hari sebelum Mubes, menurut sumber RiauKepri.com yang layak dipercaya, para pimpinan PMB tingkat kecamatan dan kelurahan, menyepakati satu nama saja, yakni Maryono. Maka itu, penentuan Ketua PMB baru diyakini tercipta dengan keputusan aklamasi.

 

Menurut sumber, Maryono dapat diterima semua pihak, selain yang bersangkutan memang sudah terbilang lama duduk sebagai pengurus di PMB. Pada periode sebelumnya, pegawai Kemenag Batam ini duduk sebagai salah satu dari empat Wakil Ketua yang ada.

 

Kendati demikian, panitia tetap menyiapkan ketentuan jika nanti perkiraan aklamsi tak langsung terwujud. Yakni, setiap bakal calon menimal mendapat dukungan tiga kecamatan. Andai muncul dua nama yang mendapat dukungan tiga kecamatan atau lebih, maka para bakal calon diminta untuk bermusyawarah.

Baca juga :  Dua Pria Pembuat Dokumen Palsu Diamankan Polisi

 

Didirikan sejak 1999, Mubes PMB yang bertepatan dengan 4 Zulhijrah 1438 H merupakan yang ketujuh kalinya. Awal terbentuk, PMB dipimpin H Didi Suryadi, disusul Chablullah Wibisono, dan terakhir Zulkarnaen Umar.

 

Menurut Zulkarnaen Umar, PMB ini merupakan produk reformasi, menggantikan MDI (Majelis Dakwah Indonesia). Selain Didi Suryadi dan Chablullah, nama yang tercatat sebagai pendiri adalah Zulkifli AK, Khudri Syam, Effendi Asmani, Andarlin Umar, dan Rozali Yahya.

 

“Tentu saja saya sangat berharap Mubes ketujuh nanti berlangsung lancar. Kalaupun sempat muncul perbedaan-perbedaan, menurut saya, wajar-wajar saja, selagi semuanya tetap dalam koridor,” ujar Zulkarnaen Umar.

  • Risatnum