Senin, 21 Agustus, 2017 9:20 am

Nurdin Basirun: Pindahkan Dinas Pertanian dari Dompak dan Manfaatkan THL

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan, Ahmad Izhar agar segera menempati gedung dan kegiatan bekerja dipusatkan di Tembeling. Hal itu dikatakannya ketika memasuki tiap ruangan yang tidak terpakai saat meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Induk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau di Tembeling, Bintan akhir pekan lalu.

“Saya minta agar pegawai yang berkantor di Dompak dipindahkan di sini secara menyeluruh. Karena untuk lahan sebesar ini bukan hanya untuk UPTD saja, jika satu Dinas Ketahanan Pangan dipindahkan disini pasti juga masih banyak space lagi yang bisa dimanfaatkan, selain fokus untuk hasil pertanian tentu harus ada dukungan administrasinya yaitu para pegawainya ditugaskan di sini,” kata Nurdin.

Instruksi tersebut langsung direspon Kepala Dinas Ahmad Izhar yang mengatakan awal Tahun 2018 akan memindahkan lokasi kantor dari Dompak ke Tembeling dan segera menganggarkan di APBD-P 2017 dan APBD 2018 terkait perbaikan dan perawatan gedung yang tidak terpakai.

Baca juga :  Nurdin Ingin Salat Subuh Berjamaah Jadi Tradisi Orang Batam

Nurdin juga berpesan kepada Ahmad Izhar agar memberdayakan para pekerja harian yakni Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di kantor untuk ikut turun mengelola hasil pertanian agar dapat menghasilkan lebih maksimal.

http://riaukepri.com/ingin-jadikan-tembeling-kawasan-agro-wisata-anggota-pkk-kepri-diajak-bertani/

“Saya ingin agar pengelolaan lahan harus tepat guna dan tepat sasaran. Jangan tempatkan para THL hanya duduk di meja saja. Mereka kan sekarang di dinas ini berarti buat tupoksi yang mengharuskan mereka bekerja di lapangan yakni memberdayakan yang ada di lahan yang luas ini, karna aturan disini kan kita digaji kemudian mengelola hasil pertanian lalu hasil yang didapat bisa kita jual dan hasilnya untuk kita pribadi,” pesan Nurdin.

Dalam laporannya, Kepala UPTD Balai Benih Induk, Nil Erison mengatakan bahwa saat ini lahan seluas 50 hektar sudah disusun dengan rinci seperti ditanami durian 9 hektar, mangga 2 hektar, sirsak setengah hektar dan masih banyak benih-benih yang sedang dipersiapkan seperti alpukat, rambutan dan jambu. Benih sendiri didapat dari bahan yang teruji yakni dari balai penelitian langsung sehingga terverifikasi dan ada surat resminya. Selain itu juga direncanakan akan dipersiapkan lahan untuk perternakan seluas 4 hektar.

Baca juga :  Begini Cara Bintan dan Malaysia Mempererat Persaudaraan dan Silaturahmi

Menurut Nurdin kedepannya ia memiliki ide untuk menjadikan lahan di tembeling ini sebagai Argo Wisata terpadu.

“Semua dapat dibuat disini, ada lahan pertaniannya, ada lahan perternakannya dan di ujung juga ada lahan magrove, dan nanti kita akan buat taman untuk lebih memperindah lokasi. segera di susun dan dirancang dengan baik, lahan kita sudah ada, jika dibuat menarik tentu bisa mengundang investor untuk ikut andil dalam perecepatan pembangunan disini,” uja Nurdin dengan penuh semangat.

Nurdin menyayangkan jika lahan seluas 50 hektare ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi jika ada yang terbengkalai.(RK/Hms)