Jumat, 4 Agustus, 2017 10:44 pm

Nurdin – Rudi Hadiri Persiapan Pesta Pernikahan Putra Nyat Kadir

Suasana kekeluargaan di kediaman Nyat Kadir dalam acara rapat pembahasan pernikahan anak anggota DPR yang juga Ketua LAM Batam itu.

RiauKepri.com, BATAM — Rapat persiapan pembahasan pernikahan putra H Nyat Kadir dihadiri Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Walikota Batam H Muhammad Rudi, Jumat malam (04/08/2017), di kediaman Nyat Kadir, Jl Sanur, Tiban I, Sekupang. Sesuai rencana, pesta pernikahan dilaksanakan tanggal 09 September 2017 di Jakarta.

Hadir juga Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Sekdako Batam Jeferiden, para pejabat eselon II, dan para tokoh adat. Mereka diminta untuk memberikan sumbang saran agar perhelatan tersebut berlangsung lancar dan dapat memberi kesan.

Dalam kesempatan itu, Nyat Kadir juga minta kesediaan Nurdin Basirun untuk mewakili tuan rumah memberi kata sambutan kepada para undangan. Sedangkan Muhammad Rudi diharapkan kesediaannya menjadi saksi pernikahan dari pihak lelaki.

Baca juga :  SMRS Pahlawan Nasional, Motivasi Bangkitkan Kejayaan Bahari

Selain menyampaikan kesediaannya, Nurdin Basirun menyatakan sangat mendukung rencana prosesi adat pada acara pernikahan itu nanti. “Mudah-mudahan dapat menjadi bagian upaya kita untuk mengembangkan pariwisata Kepri,” kata Nurdin, senada dengan Muhammad Rudi.

Prosesi pernikahan, kata Nyat Kadir, akan menggunakan adat Melayu, seperti sebelumnya pada acara lamaran beberapa bulan lalu. Sedangkan acara adat itu sendiri ditangani oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Baca juga :  Tagana Kepri Juara Jambore Nasional

Putra Nyat Kadir buah perkawinannya dengan Hj Hasyimah yang segera melepaskan masa lajangnya merupakan anak tertua bernama Konny Julian Setiawan. Pada hari pernikahan itu nanti, Konny berusia 30 tahun.

Konny, yang bekerja di gedung DPR, Senayan, melepas masa lajangnya dengan menyunting Sarah, dara Jakarta yang bekerja di perusahaan media. Sementara itu calon mertua Konny sendiri disebut-sebut berasal dari Palembang dan seorang mualaf. (KR-4)