Sabtu, 2 September, 2017 10:42 pm

Parang di Leher, Moi Sayang Nyawa, Kalung Diserahkan Kepada Begal

RiauKepri.com, INHIL– Bukannya merayakan Hari Raya Idul Adha dengan beribadah dan bersilarurahmi, Wa (32 tahun) malah nekad membegal serombongan perempuan, yang baru kembali bersilaturahmi. Akibatnya, lelaki pengangguran warga Desa Panglima Raja Kecamatan Concong itu, diciduk dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Concong Iptu Fadly, menceritakan bahwa pada Jumat (1/9/2017), sekira pukul 16.30 WIB, serombongan perempuan, termasuk korban Moi (45 tahun), warga Kelurahan Concong, dalam perjalanan pulang dari Desa Panglima Raja, kembali ke Kelurahan Concong, dengan berjalan kaki.

Baca juga :  Ini Dia 7 Rangkaian AHY Selama Berada di Siak

Tiba-tiba perjalanan mereka terhenti, karena dihadang tersangka, yang bersenjatakan parang panjang. Tersangka langsung menempelkan parang yang dibawanya ke leher korban Moi, dan memaksa korban menyerahkan kalung yang sedang dipakainya.

Karena ketakutan, korban menarik kalung itu dan menyerahkannya kepada tersangka, yang kemudian segera kabur melarikan diri, setelah menerima kalung emas tersebut.

Kapolsek Concong yang mendapatkan laporan dari masyarakat tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu, langsung memerintahkan personel Polsek Concong, untuk melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut didapat informasi tentang pelaku dan keberadaannya.

Baca juga :  Kemas Sungai Siak Membelah Kota, Mendukung Siak Smart City

Setelah keberadaan tersangka terdeteksi, Sabtu dinihari, (2/9/2017), sekira pukul 00.30 WIB, tersangka dapat diamankan, saat sembunyi di rumah kerabatnya di Desa Panglima Raja Kecamatan Concong.

“Tersangka sudah kami amankan, bersama barang bukti seutas kalung emas seberat 12 mayam, dalam keadaan putus,” kata Fadly. (hidayat/*)