Senin, 31 Juli, 2017 9:53 am

Pelajar SMA di Kampar Bunuh Diri Karena Dibuli Teman Sekolah

proses pencarian korban

RiauKepri.com, BANGKINANG-Senin 31 Juli 2017, sekira pukul 13.30 WIB, Elva Susanti (16) yang hanyut tenggelam di Sungai Kampar, Desa Kumantan, Minggu (31/7/), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Desa Batu Belah sekitar 1 KM dari lokasi awal tenggelamnya. Semula korban dikabarkan karena defresi penyakit tak kunjung sembuh, ternyata
dia nekat terjun ke Sungai Kampar lantaran tak tahan dibuli teman sekolah.

 

Korban pertama kali ditemukan oleh salahsatu warga bernama Yeni Rahman, kemudian oleh petugas dibantu warga dievakuasi ke RSUD Bangkinang untuk divisum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya.

Baca juga :  Sijoli Dirampok, Satu dari Tiga Tersangka Dibekuk

Paman korban yang mewakili pihak keluarga, Juliardi menyampaikan informasi langsung melalui Paur Humas Polres Kampar, bahwa penyebab korban depresi hingga nekat terjun ke Sungai Kampar bukan karena sakit dan minta diluruskan pemberitaannya.

Lebih lanjut disampaikan Juliardi, sejak beberapa hari lalu korban mengeluhkan sikap teman-teman sekolahnya di salah satu SMA di Bangkinang yang suka membuli dirinya, hingga dia sudah tidak mau lagi belajar di sekolah itu dan minta dipindahkan ke sekolah lain kepada orang tuanya.

Pihak keluarga sebelum kejadian  berencana mendatangi sekolahnya untuk mengkonfirmasi masalah ini, namun tuhan berkehendak lain dan terjadilah peristiwa ini, namun Juliardi berencana tetap akan mendatangi pihak sekolah untuk menjelaskan permasalahan ini agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Baca juga :  Diteriaki Begal, Seorang Pemuda Tewas "Dipelupuh" Warga Kampar

Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto SiK, MH melalui Kapolsek Bangkinang Kota, Iptu Habibahnil, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah ditemukan siang tadi (31/7) sekira pukul 13.30 WIB, di wilayah Desa Batu Belah setelah hanyut sejauh sekitar 1 KM dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan kemudian di evakuasi ke RSUD Bangkinang. (RK1)