Kamis, 22 Februari, 2018 3:28 pm

Pemdes Sumber Jaya Sebut BOB PT BSP Tak Berikan Kontribusi Untuk Masyarakat

RiauKepri.com, SIAKKECIL – Sampai saat ini ratusan sumur minyak yang dikelola Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) Pertamina Hulu berada dalam kawasan Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, salah satu nya termasuk di Desa Sumber jaya.

Banyaknya sumur milik BOB PT BSP yang berada di Desa Sumber Jaya Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis ini, membuat sejumlah elemen masyarakat Desa Sumber Jaya mulai mempertanyakan kontribusi untuk desa mereka.

Hal ini langsung disampaikan Kepala Desa Sumber Jaya Muhammad Haryanto, sejauh ini tidak ada kontribusi perusahaan terhadap desa dari segi pembangunan dan memperbaiki fasilitas umum seperti jalan maupun kontribusi dalam bentuk program CSR.

” Di desa Sumber Jaya ini sumur minyak yang dikelola oleh pihak BOB PT BSP Pertamina Hulu sebanyak 14 titik, akan tetapi kontribusi perusahaan milik Pemkab Siak itu dinilai tidak memperhatikan desa setempat inilah yang dikesal oleh masyarakat setempat, oleh karena itu kita minta pak Syamsuar selaku Bupati Siak berikan teguran kepada manajemwn BOB PT BSP – Pertamina Hulu,  karena Pemkab Siak Pemilik saham terbesarnya” ungkap M.  Hardiyanto  (22/2/2018).

Baca juga :  Sekcam Pantau Persiapan Lokasi MTQ XXIX di Desa Bukit Batu

Pria yang lebih akrab disapa Gato ini juga menyampaikan bahwa masyarakat sudah resah dan merasa tidak nyaman dengan adanya fasilitas perusahaan seperti jalan dari simpang lima sepotong,lubuk garam, sampai ke sumber jaya yang jalan nya sudah tidak layak/parah kondisinya.

” Sekarang masyarakat sudah mulai resah, bagaimana tidak, sudah hampir lebih kurang 15 tahun beroperasi didesa kami namun fasilitas umum saja seperti jalan tidak mau diperbaiki atau dibangun, apa bila musim hujan jalan berlumpur dan bila musim panas jalan berdebu. kami sebagai warga desa yang merasa mempunyai hak menuntut agar perusahaan dengan segera menghotmix jalan tersebut” tegas Gato.

Kepala Desa Sumber Jaya ini juga menyampaikan masalah berikutnya yaitu terkait masalah dana Csr tahunan dari perusahaan untuk desa sumber jaya, Kepala Desa menilai pihak perusahaan terkesan mengenepikan masyarakat desa, dan hal ini lah yang membuat masyarakat desa sumber jaya marah.

Baca juga :  Suami Istri Pengedar Narkoba di Rohul Dibekuk

” Masyarakat Sumber Jaya hingga kini tidak pernah merasakan Dana CSR dari pihak perusahaan, dan seharusnya pihak perusahaan jangan mengenepikan kami yang merupakan masyarakat tempatan ini, karena kami juga memiliki hak dan sekarang kami minta pihak perusahaan untuk transparan dalam segala hal” ujar Gato.

Dikatakan Kades juga, jangan hanya bisa mengeruk atau mengeksplorasi hasil bumi di desa kami saja tanpa memikirkan Kesejahteraan masyarakat setempat, karena apabila masyarakat sudah mulai gerah dan marah pihak nya tidak bertanggung jawab akan terjadi nya hal yang bisa merugikan, dan lebih baik perusahaan angkat kaki dari desa mereka.

” Tolong Bapak Pimpinan Perusahaan BOB – BSP perhatikan masyarakat tempatan, jangan hanya mengeruk keuntungan tanpa memperhatikan masyarakat desa, jika memang tidak ada itikad baik lebih perusahaan ini angkat kaki dari desa kami ” tegas Gato.  (RK4)