Rabu, 25 April, 2018 3:59 pm

Pemkab Inhil Secepatnya Cari Solusi Atasi Harga Jual Kelapa

RiauKepri.com, TEMBILAHAN – Dalam menghadapi permasahan yang dirasakan masyarakat petani kelapa dengan anjloknya harga jual di Kabupaten Indragiri Hilir, Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) menyuarakan hal ini dengan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (25/4/2018).

Untuk menampung apresiasi APMI, digelar diskusi yang diberi nama Sidang Rakyat Bersama APMI (Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil). Dalam penjelasannya, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto, akan mencari solusi terbaik untuk harga kelapa Inhil.

“Kami akan bekerjasama dengan Anggota DPRD, siap perjuangkan untuk kestabilan nilai harga jual beli kelapa petani Inhil,” ujar Rusdyanto.

Pjs Bupati Inhil juga menjelas permasalahan, yang dihadapi petani kelapa pada saat ini dirasakan semua masyarakat Inhil. Untuk itulah, kata Rudyanto, harus dicari jalan keluar secepatnya.

Baca juga :  Sosok Ipda Auzar yang Gugur Melawan Teroris Dimata Edy Nasution

“Kita tidak membiarkan harga kelapa ini murah. Kita harus cari sulusi. Dengan hasil diskusi atau pun Sidang Rakyat pada hari ini, kita dapat memperjuangkan bersama-sama untuk menaikan harga kelapa di Kabupaten Inhil ini,” ucap Rudyanto.

Ada tiga tuntutan APMI yang diharapkan dapat diselesaikan oleh Pemkab Inhil bersama DRPRD Inhil. Adapun tiga tuntutan itu sebagai berikut:

  1. Mendesak pemerintah mencari solusi jangka pendek untuk menstabilkan Harga kelapa – agar rakyat tidak terjerit menghadapi masa bulan puasa dan masa peralihan anak sekolah.
  2. Jika Upaya yang telah dilakukan pemerintah tidak berhasil menaikan harga kelapa dalam waktu dekat, APMI memintak dengan sangat agar pemerintah memberikan keringanan biaya pendidikan anak-anak petani yang sedang menjerit.
  3. Mendesak pemerintah mendirikan Perusahaan Budan Usaha Milik Daerah BUMD yang memproduksi turunan – turunan kelapa sehingga mampu mensejahtrakan rakyat.
Baca juga :  Belantara, Bagikan Bantuan untuk Mangrove Rawa Mekar Jaya

Pjs Bupati Inhil Rudyanto menerima langsung tiga poin tuntutan masa aksi APMI yang di serahkan melalui Wakil Ketua DPRD H. Maryanto di Gedubg DPRD Inhil. Dalam penjelasannya, Rudyanto mengatakan, Pemkab Inhil baru saja mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang harga kelapa di Inhil.

“Tinggal kita tunggu pelaksanaanya dan ketika pelaksanaannya tersebut sudah dimulai maka akan adanya tindaklanjuti aturan tersebut. Untuk sementara ini kita akan memperjuangkan dulu dan kita catat sebagai bahan kajian kita bersama DPRD Inhil seperti apa solusi yang terbaik akan kita lakukan,” jelas Rudyanto. (Adv)