Kamis, 8 Februari, 2018 11:43 am

Pengukuhan LAMR Siak, Mengenal Jati Diri 20 Tahun Kedepan

RiauKepri.com, SIAK- Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Provinsi Riau, Al Azhar menyebutkan, dia tidak bisa membayangkan bagaimana adat dan kebudayaan Melayu 20 tahun mendatang dengan kondisi negara pada saat ini. Karenanya pelestarian terhadap indentitas diri ini harus terus dilakukan dan dipertegas.

“Bagaimana nantinya kita membawa diri kalau kita tak mengenal jati diri. Karenanya nilai-nilai adat dan budaya harus terus dilestarikan dan diletak pada aras paling tinggi,” kata Al Azhar yang mengawali kata elu-eluannya dengan mengucapkan selamat atas pengukuhan LAMR Kabupaten Sia priode 2018-2023.

Bak rombongan Raja, Bupati Siak Syamsuar dikawal para prajurit seperti zaman kerajaan Siak terdahulu.

Dalam sambutannya Al Azhar juga meminta agar pengurus LAMR Siak yang dikukuhkan ini senantiasa mendukung pemerintah daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan di segala bidang, terutama dalam bidang keagamaan, kebudayaan dan kemasyarakatan.

Selain itu Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak juga diharapkan dapat memberikan kedudukan hukum menurut adat terhadap hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan hubungan sosial kepadatan dan keagamaan.

Ketua MKA LAMR Provinsi Riau pasangkan tanjak kepada ketua MKA LAMR Kabupaten Siak.

“Selanjutnya dapat membina dan mengembangkan nilai-nilai adat dalam rangka memperkaya, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan nasional pada umumnya dan kebudayaan, serta menjaga, memelihara dan memanfaatkan kekayaan kampung adat untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Al Azhar.

Baca juga :  Ingin Tingkatkan Kualitas SDM Guru Siak, Manajemen Tanoto Foundation Temui Plt. Bupati Siak

Sementara itu, dalam sambutannya Datuk Setia Amanah Siak, Syamsuar, yang juga Bupati Siak mengucapkan tahniah kepada pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Siak karena LAMR sangat penting dan strategis peranannya dalam mensukseskan pembangunan daerah. Sebab dalam mengatur tatanan masyarakat yang lebih baik LAMR sangat berpengaruh.

Syamsuar memasangkan keris sebagai kepada Ketua DPH LAMR Siak.

“Inilah yang menjadi latar belakang tokoh Melayu Riau dari berbagai latar dan profesi, yaitu pejabat pemerintahan, ulama, ilmuwan dan cendekiawan dari perguruan tinggi di Riau, budayawan, seniman, sastrawan, serta orang patut-patut yang berasal dari lingkungan kekuasaan tradisional Melayu Riau saat membentuk LAMR tahun 1970,” kata Syamsuar.

Sesuai dengan tujuannya dibentuk, kata Syamsuar, perkumpulan pemuka adat Melayu Riau ini harus dapat menggalang persatuan, kesatuan, pendapat dan pikiran serta membangkitkan batang terendam yang diwariskan oleh para pendahulu  di Provinsi Riau.

Datuk Setia Amanah Siak, Drs H Syamsuar, memberi sambutan.

“Batang terendam itu ialah jati diri dan Identitas Kebudayaan Melayu dalam dinamika ke-Indonesia-an. Pengurus mesti mampu melestarikan nilai-nilai adat dan nilai-nilai sosial budaya,” kata Syamsuar sembari mengajak kita semua untuk bersatu padu mendukung gerak langkah dan program kerja para pengurus LAMR Kabupaten Siak.

Baca juga :  Karyawan PT NSP Meranti Tewas Diterkam Buaya

Sesuai dengan Visi Misi Pembangunan Daerah dengan azam untuk menjadikan Negeri Istana sebagai pusat pengembangan budaya melayu dan destinasi pariwisata semata, pengurus LAMR Kabupaten Siak mesti dapat menangkal masuknya budaya luar yang berdampak negatif.

Syamsuar kenakan selempang tanda jabatan kepada MKA LAMR Siak.

“Perubahan pengetahuan, keyakinan, sikap dan prilaku budaya pada diri mereka akan berdampak besar pada nuansa budaya bangsa dimasa depan. Apabila terlambat mengantipasinya, tentu hal ini juga akan berdampak pada resiko kehilangan jati diri bangsa,” ucap Bupati Siak.

Foto bersama pengurus LAMR Kabupaten Kota se Provinsi Riau dengan Bupati Siak, Syamsuar.

Sebagaimana diketahui, Kepengurusan LAMR Kabupaten Siak untuk periode 2018-2023 ini dipimpin oleh Ketua MKA Datuk Sri H Nazir Katan dan Ketua DPH H Wan Said. Dalam pelantikannya ini terlihat hadir seluruh Ketua LAMR se Provinsi Riau serta Forkorpinda Kabupaten Siak. (galeri)