Jumat, 25 Agustus, 2017 2:43 pm

Penista Agama di Riau Divonis 2 Tahun Pidana, Ini Reaksi JPU

RiauKepri.com, PEKANBARU–Terdakwa penista agama Soni Suasono Panggabean, divonis Majelis Hakim dua tahun penjara. Hal ini langsung mendapat reaksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), dengan melakukan banding lantaran lebih ringan dua tahun dari tuntutan semula.

 

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Abdul Aziz, pada sidang yang digelarJumat (25/8/17), Soni yang berstatus mahasiswa fakultas hukum ini dinyatakan melanggar Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 UU no 19 tahun 2016, sebagaimana diubah UU tahun 2008 tantang Informasi dan elektronik.

 

Hal ini sesuai tuntutan jaksa. Namun, “Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan dipotong masa tahanan,” kata Aziz, seraya mengetuk palu.

Baca juga :  Tour de Siak, Pedagang Kecil Meraup Untung Jutaan Rupiah

 

Pada persidangan sebelumnya, Soni dituntut JPU 4 tahun penjara. Namun atas putusan hakim, JPU Syafril SH, Andre SH dan Zurwandi SH, langsung menyatakan banding. Sedangkan terdakwa menjawab pertanyaan hakim pikir-pikir.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Soni dibelit dakwaan penistaan terhadap agama. Dijerat Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 UU no 19 tahun 2016, sebagaimana diubah UU tahun 2008 tantang Informasi dan Elektronik, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

 

Berdasarkan dakwaan, perbuatan Soni tersebut terjadi Senin 20 Maret 2017 sekira pukul 13.30 WIB di kampus tempat dia menimba ilmu.

Baca juga :  Densus dan Polda Riau Bekuk Raja Teroris dan Tiga Temannya

 

Dalam akunnya Sonnydriveking, Sonny menulis yang dinilai mecela, mennghina atau menyindir cara beribadah umat Islam dan menghina Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Sallam, serta menghina Umat Islam ketika mengucapkan takbir.‎

 

Atas tulisannya di media sosial itu, umat Muslim (Islam) tersinggung dan melaporkan perbuatan terdakwa tersebut. Alhasil, Soni diamankan di rumahnya di kawasan Siak Hulu, Kampar dan dibawa ke Mapolda Riau.

  • Hidayat/rtc