Minggu, 30 Juli, 2017 9:14 am

Perangi Berita Hoax, Bagaimana Kesadaran Warga Batam

Para penggiat Komunitas Antihoax Batam

RiauKepri.com, BATAM — Kesadaran untuk memerangi berita hoax kalangan nitizen atau pengguna media sosial (Medsos) di Batam dapat dianggap cukup menggembirakan. Ini antara lain ditandai dengan keingintahuan mereka terhadap upaya kongkret yang harus dilakukan terkait dengan hal tersebut.

“Mudah-mudahan semakin luas terhadap pemahaman bahaya berita atau kabar hoax dan menguat keinginan untuk memeranginya. Gerakan itu sekarang sudah semakin terasa,” ujar salah seorang penggiatan Komunitas Batam Antihoax (Bantax), Endang Dwi Sucowati, kepada RiauKepri.com, Minggu (30/07/2017).

Pagi Minggu itu, memanfaatkan gerakan jalan santai yang ditaja Indosat di SP Plaza Sagulung, Komitas Bantax melaksanakan kampanye terhadap hal terkait. Mereka menempati sebuah stand, yang cukup ramai dikunjungi warga.

Menurut Dewi, demikian sapaan akrab Endang Dwi Sucowati, warga tampak antusias ingin memahami berita atau kabar hoax dan bagaimana cara bisa ikut memeranginya. Selain itu, warga juga berselfi-ria dengan properti yang disediakan, misal berbentuk televisi bertuliskan kalimat ajakan untuk memerangi hoax atau sejenisnya dengan itu.

Baca juga :  Gubernur Kepri Minta Pemko dan BP Batam Berinovasi dan Tak Ragu Lakukan Terobosan

“Para nitizen harus tahu bahwa ikut menyebarkan berita hoax, misalnya melalui FB, itu punya konsekuensi hukum, meskipun bersifat meneruskan atau menyalin dari postingan akun milik orang lain. Apalagi postingan sendiri yang bersifat menghasut atau menghujat terhadap nilai-nilai hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Dewi.

Maka, tambah wanita pengusaha muda itu, perlu diketahui dengan saksama mana kabar yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Misalkan ada ajakan meng-like suatu postingan agar masuk surga, jelas tak benar. Pun jangan memahami sebuah berita dengan membaca judulnya saja.

Pihak kepolisian sendiri mengambil titik berat terhadap masalah ini, di antaranya ditandai dengan membentuk Tim Cyber Tropp. Jumat pekan lalu (2807/2017), Tim Cyber Tropp Polda Kepri mulai disosialisasikan yang ditandai dengan pembukaan secara resmi oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Sam Budigusdian MH di gedung Lancang Kuning Polda Kepri.

Baca juga :  Nurdin Ingin Salat Subuh Berjamaah Jadi Tradisi Orang Batam

Kapolda Kepri mengatakan, bahwa saat ini sedang maraknya informasi gerakan radikal dan propaganda gerakan teroris yang sangat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat pada roda pemerintahan. “Tim Cyber Troops diharapkan mampu melakukan cyber patrol didunia maya dan dapat mengindentifikasi akun-akun media sosial maupun hal lain yang memiliki dampak negatif.”

Pemateri sosialisasi disampaikan tim dari Biro Multimedia Divisi Humas Mabes Polri dan dari perwakilan Dir Intelkam Polda Kepri serta perwakilan Dirkrimsus Polda Kepri. Selain personil Tim Cyber Troops, ikut juga sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut Bantax.

Dewi menambahkan, secara umum komintas antihoax ini mendapat sambutan yang menggembirakan dari berbagai kota di tanah air. Komunitas ini tumbuh subur antara lain di Jakarta, Bandung, Surabaya, Tegal, Batam, dan Kalimantan, yang melakukan deklarasi secara terpisah di tempat masing-masing pada awal tahun 2017. (KR-4)