Jumat, 18 Agustus, 2017 9:56 pm

Perda Pasar Disahkan, Ini Tanda Keseimbangan Legislatif dan Eksekutif di Siak

RiauKepri.com, SIAK- Pamerintah Kabupaten Siak akan berusaha membangun pasar tradisional lantaran ada 20 persen pola belanja masyarakat yang masih “mengidolakan” pasar rakyat ini.

Hal ini terungkap dalam rapat Paripurna pengesahan Ranperda inisiatif DPRD Siak, Jumat (18/8/2017). Rapat tersebut, membahas empat agenda.

Dalam agenda mendengarkan pendapat Kepala Daerah, Bupati Siak, Drs H Syamsuar Msi, dikatakan bahwa pemerintah tetap berupaya membangun pasar tradisonal, meski saat ini terjadi perubahan pola berbelanja di tengah masyarakat. Namun ia optimis karena berdasarkan data tercatat ada 20% masyarakat yang masih memilih berbelanja di pasar tradisonal dengan berbagai alasan. Seperti, murah dan harga yang masih bisa ditawar, kesegaran serta kualitas.

Namun di balik itu semua juga ada fakta yang bertolak belakang, banyak hal yang membuat pasar tradsisonal semakin hilang dan ditinggalkan pembeli. Antara lain perubahan prilaku konsumen cenderung memilih pasar modern yang lebih bersih dan lengkap serta jam buka hingga malam hari. Kemudian dikarenakan kebanyak pembeli tidak memiliki banyak waktu di pagi hari karena alasan kesibukan pekerjaan.

Baca juga :  Irwan Meradang, Siapkan Sanksi Pemecatan 4 PNS Pesta Narkoba

Tugas besar pemerintah daerah, untuk mengatasi hal tersebut adalah kebijakan yang diambil harus mencakup berbagai aspek mulai pembangunan fisik pasar hingga pengelolaan managemen serta sekelumit hal lainnya. Seperti kondisi pedagang tradisonal yang dihadapkan pada persoalan modal dan kondisi, ini berdampak negatif karena jika modal yang dimilki pedagang terbatas maka rentan terjadi kerugian.

Pada kesempatan itu, Bupati Siak menerima dan merekomendasikan untuk segera disahkannya Ranperda inisiatif DPRD Siak ini dan mengharapkan nantinya penataan dan pembinaan antara pedagang kecil, koperasi, pelaku usaha pasar modern dapat bersaing secara sehat sehingga dapat terjadi pertumbuhan ekonomi yang merata dari sektor pasar dan juga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Baca juga :  Janji Manis Pemilik Travel Pentha Wisata Berbuah Pahit

Pemkab Siak memberikan apresiasi terhadap penyelesaian Ranperda inisiatif tersebut, hal ini mencerminkan keseimbangan peran legislatif dan eksekutif di Kabupaten Siak.

Dengan disetujuinya Ranperda ini menjadi perda, harapannya menjadikan Siak lebih baik dan mewujudkan aspirasi masyarakat sesuai dengan harapan kita bersama.

Maasukan dan sumbang saran pada hakikatnya untuk penyempurnaan peraturan daerah sebagai wujud tanggungjawab dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Siak.

Pada rapat paripurna juga dilakukan penandatangan keputusan bersama terhadap Ranperda inisiatif DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak. (RK-1/rls)