Senin, 12 Februari, 2018 9:07 pm

Polresta Barelang Bekuk Pengedar 27.296 Butir Ekstaksi dan 6.219 Gram Sabu di Tengah Laut

RiauKepri.com, BATAM – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan seorang tersangka pengedar tindak pidana narkotika jenis Pil Ekstasi dan Sabu. Pria naas berinisial SB (37) itu dibekuk petugas Kepolisian di tengah laut Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Bersama tersangka diamankan sebanyak 27.296 butir ekstaksi dan 6.219 gram sabu.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki, menjelaskan pengangkapan ini dilakukan di tengah Laut sekitar pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

“Bermula saat anggota Satuan Narkoba Polresta Barelang mendapakan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi Narkotika di tengah Laut sekitar Pulau Setokok. Pelaku membawa Narkotika jenis Sabu dan Ekstasi tersebut menggunakan kapal Boat, selanjutnya pelaku akan membawa narkotika ini menuju Pelabuhan Tangjung Siapi-api Palembang,”kata Kapolresta Barelang pada jumpa pers di pendopo Satresnarkoba Polresta Barelang, Senin (12/2/2018).

Baca juga :  Laknat, Pernikahan Sedarah di Karimun Melahirkan Dua Anak

Dalam memberikan keterangan, Kapolresta Barelang Kombes Hengki didampingi Wakapolresta Barelang AKBP Muji Supriyadi dan Kasat Narkoba Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan, dari pengakuan pelaku SB (37) Narkotika tersebut ia dapatkan dari AL(DPO) WNA Malaysia di tengah Laut sekitaran Tanjungbalai Karimun.

“Selanjutnya akan diserahkan langsung kepada AB (DPO) yang berada di Palembang, dengan upah yang diterima oleh pelaku sebesar Rp40.000.000. Untuk upah sesuai komitmen mereka akan diterima setelah Narkotika tersebut sampai di Palembang,”ujarnya.

Baca juga :  Berantas Penyelundupan Narkoba dan TKI Ilegal Polda Kepri Rangkul PPM Diraja Malaysia

Dijelaskannya, dari pelaku berhasil diamankan barang bukti (BB) berupa satu buah Karung berisikan Narkotika Jenis Pil Ekstasi sebanyak 27.296 butir dan Nakotika Jenis Sabu seberat 6.219 Gram.

“Pelaku kini terancam pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan acaman Hukuman Pidana Mati, Pidana Penjara seumur Hidup atau Pidana Penjara Paling Singkat 6 tahun dan Paling Lama 20 Tahun,”pungkasnya, seraya mengharapkan Kerja Sama dengan Masyarakat untuk memberantas Nakotika di kota Batam. (r/helmy)