Senin, 26 Februari, 2018 5:38 pm

Presiden Undang Khusus Gubernur Kepri, Ini yang Akan Dibahas

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Gubenur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun secara khusus diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (27/2/2018) mendatang. Jokowi mengundang orang nomor satu di provinsi Kepri ini guna membahas kelanjutan pembangunan jembatan Pulau Batam – Pulau Bintan. Tidak itu saja, pada kesempatan tersebut juga akan dibahas Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Bintan dan Pengembangan Pelabuhan Batuampar, Batam.

“Saya diminta Pak Presiden menghadap beliau Selasa ini untuk membicarakan pembangunan Jembatan Batam – Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang dan Pelabuhan Batu Ampar,” kata Nurdin, kepada riaukepri.com, usai pertemuan para Gubernur dalam Rakernas Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Menurut Nurdin, pada Rakernas APPSI itu, Presiden Jokowi menyampaikan banyak hal kepada para Gubernur yang hadir. Usai menyampaikan berbagai arahan, para Gubernur diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atau hal lainnya.

Namun karena keterbatasan waktu, ungkapnya, hanya Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang diberi kesempatan untuk bertanya. Saat dirinya menyampaikan berbagai hal tentang Kepri, Presiden Jokowi tampak serius memperhatikannya. Respon dari presiden langsung disampaikan Jokowi untuk berbagai pemaparan dari Gubernur Kepri pada Selasa yang akan datang menghadap ke Istana.

Baca juga :  Meral Barat Sapu Bersih Semua Cabang Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Karimun

“Progres pertama yang saya sampaikan adalah tentang pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Jika Batam dan Bintan sudah disatukan melalui jembatan, pergerakan ekonomi akan semakin cepat. Pertumbuhan ekonomi pun akan meningkat. Mendorong percepatan investasi di segala bidang terutama di bidang industri, pariwisata, perdagangan dan jasa. Karena kedua wilayah ini, Batam dan Bintan, mempunyai potensi untuk sektor tersebut,”ujarnya.

Nurdin juga menyampaikan, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Batam – Bintan ini bukan hanya fungsi dan penggerak ekonomi. Karena seperti disampaikan Presiden dalam banyak kesempatan, harus ada kebanggaan dan martabat bangsa dari infrastruktur yang dibangun itu. Apalagi, katanya Kepri berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga.

“Kepri juga menjadi pintu masuk ketiga wisatawan asing ke Indonesia. Ada wajah Indonesia yang ditampilkan di Kepri sebagai kawasan perbatasan jika jembatan Batam – Bintan yang menghubungkan dua pulau besar di Kepri terwujud,”urainya.

Baca juga :  Bukan Menang yang Dicari Pada MTQ X Tingkat Kabupaten Karimu, Tapi...

Selain itu, ia juga menyampaikan soal perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang. Sudah banyak investor tertarik pada kawasan ini. Alur pelayaran di lokasi KEK Galang Batang perlu pendalaman yang materialnya untuk perluasan KEK itu.

“Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar juga disampaikan Gubernur Nurdin. Posisinya yang strategis harus bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas bongkar muat dan labuh kapal kapal besar di kawasan itu,”ungkapnya.

Respon baik juga disampaikan Jokowi terhadap kerja sama Kepri dengan Provinsi tetangga dalam banyak aspek seperti sembako, tenaga kerja dan lainnya. Rakernas APPSI ini memang mengusung Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah untuk Penguatan Ekonomi Nasional.

Pada pertemuan terbatas tersebut Gubernur Nurdin hanya boleh didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Edy Sofyan. Sementara Presiden Jokowi tampak didamping Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (r/helmy)