Kamis, 1 Maret, 2018 8:48 am

Puk Amai-amai Belalang Kupu-kupu, Yuk Ramai-ramai Kita Pilih Nomor 1

RiauKepri.com, BENGKALIS- Ratusan warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, begitu bersemangat mengikuti kampanye dialogis calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSI, di Gor Aidil, Rabu (28/2/2018) malam.

Ketua DPD NasDem Bengkalis,  Mahmudin Purba, dalam kampanye tersebut mengingatkan kepada relawan dan partai politik pendukung untuk taat pada aturan main yang sudah ditetapkan.

“Kita ingin calon yang diusung, Pak Syammsual menang bermawah dan kalaupun kalah terhormat. Kita Parpol pengusung siap pasang badan untuk memenangkan Pak Syamsuar-Edi Natar Nasution,” ungkap Mahmudin.

Ketua Relawan Kecamatan Pinggir, Azuarsyah, berharap
agar kampanye dialogis ini membawa berkah bagi semuanya, sehingga Pak Syamsuar dimudahkan untuk menjadi Gubernur Riau.

Baca juga :  Ini Harapan 600-an PKL di Jalan Agus Salim Kepada Syamsuar

Karenanya, Azuarsyah malam itu mengajak ratusan masyarakat untuk mengikutinya bernyanyi;
“Puk amai-amai belakang kupu-kupu, yuk ramai-ramai kita nomor 1.”

Usai nyanyi bersama, Azuarsyah, mengajak semua masyarakat yang hadir, nanti kalau pulang kampanye ajak tetaangga, kerabat, saudara mara untuk mencoblos nomor satu pasangan Syamsuar- Edy Natar Nasution.

Dalam orasi politiknya, Syamsuar
mengingatkan hari pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2018 dan diminta masyarakat ramai-ramai ke TPS untuk memilih.

“Jangan salah memilih karena salah memilih akan menyesal lima tahun ke depan. Jangan memilih kucing dalam karung yang pada akhirnya merugikan masyarakat juga,” pesan Syamsuar.

Baca juga :  Jadi Gubernur Riau, Syamsuar Tetap tak Akan Berubah

Syamsuar juga mengingatkan kepada pemilih agar cerdas, dan kenali betul siapa calon yang akan dipilih. Jangan termakan janji, pilihlah sesuai hati nurasi.

Pada kesempatan itu, Syamsuar menawar program kesehatan BPJS gratis didampingi dengan Jamkesda.

Syamsuar juga menjelaskan programnya terkait masalah tenaga kerja, jika diamanahkan menjadi Gubernur Riau dia akan membangun BLK di bawah Kementerian Tenaga Kerja sehingga tenaga kerja tersertifikasi.

“Jika tenaga kerja kita sudah tersertifikasi jelas bisa bersaing dengan tenaga kerja lainnya dan perusahaan yang ada di Riau ini tidak bisa menolak tenaga kerja lokal,” ucap Syamsuar. (hidayat)