Jumat, 18 Mei, 2018 8:10 pm

Raihan WTP Siak di Atas Provinsi Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU-Terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, jika dibandingkan dengan Pemerintah Provinsi Riau, negeri bekas kerajaan Melayu Islam itu di atas Provinsi Riau. Buktinya, hasil penilaian dari BPK Perwakilan Provinsi Riau bahwa Siak sudah 7 kali meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sedangkan Provinsi Riau baru enam kali.

Jumat (18/5/18), berbeda waktu dan tempat, BPK RI Perwakilan Riau menyerahkan raihan WTP kepada Provinsi Riau dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi Riau di Gedung DRPD Riau, sementara sejumlah daerah kabupaten/kota di Riau juga menerima hal yang sama di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

“Ini merupakan keenam kalinya Pemprov Riau secara berturut-turut berhasil mendapatkan WTP dari tahun 2012. Tentu ini menjadi perhatian bagi Pemprov Riau untuk tetap mempertahankan pencapaian ini,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, seperti dilansir goriau.com.

Baca juga :  Polisi Bersenjata Pekanbaru Tangkap Seorang Pria, Ini Sebabnya

Anggota V BPK RI Ismayatun dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi Riau di Gedung DRPD Riau, mengatakan, WTP yang diterima Pemprov Riau tersebut masih terdapat beberapa catatan. Kendati demikian, beberapa catatan itu dianggap tidak memengaruhi BPK RI untuk memberikan opini WTP tersebut, kepada penggunaan keuangan daerah Riau.

”Predikat WTP terhadap LKPD Pemerintah Daerah Tahun 2017 ini, untuk Kabupaten Siak ini untuk yang tujuh kali merima WTP,” kata Plt Bupati Siak Alfedri.

Meskipun sudah mencatat sejarah pada laporan keuangan ini, Alfedri menyebutkan bahwa ini bukanlah merupakan tujuan akhir, namun perlu juga memaknai bahwa opini WTP ini merupakan suatu media untuk bisa mengelola keuangam daerah menjadi semakin lebih baik lagi dari waktu kewaktu.

Baca juga :  Bupati Meranti Tegaskan Semua yang Mendirikan Bangunan Wajib Bayar Pajak

”Tujuan akhir kita yaitu memberikan pengelolaan keuangan yang baik, terutama kita sebagai penanggung jawab keuangan daerah untuk bisa mengelola keuangan secara akuntabel, transparan sehingga seluruh APBD yang dipercayakan kepada kita bisa memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD dan seluruh staf yang telah mengupayakan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, mari kita tingkatkan untuk masa yang akan datang agar lebih baik lagi,” ucap Alfedri. (RK1/*)