Minggu, 20 Agustus, 2017 12:04 am

Rida K Liamsi dan Amsakar Semarakkan “Puisi Cinta Merdeka”

RiauKepri.com, BATAM — Penyair nasional asal Riau – Kepri, H Rida K Liamsi, dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, tampil menyemarakkan lomba baca Puisi Cinta Merdeka, Sabtu (19/08/2017), di Komplek Pasar BBC, Sagulung, Batam. Keduanya tampil membacakan puisi sebagai tamu undangan.

Baik Rida maupun Amsakar membacakan puisi ciptaan mereka sendiri, tetapi tidak selaras dengan tema yang ditaja panitia dalam perlombaan tersebut. “Mohon maaf, sama seperti Pak Wakil Walikota Batam, saya juga tidak memiliki puisi dengan tema kemerdekaan ini,” ujar Rida.

Mereka yang hadir di malam final lomba baca puisi Cinta Merdeka

Amsakar tampil dengan dua puisi, “Mak” dan “Adaku di KunMu”, sedangkan Rida memukau dengan puisi satu puisi berjudul “Rose V”. Setelah itu, penyair cilik dari Tanjungpinang, Nabila Putri, tampil dengan membacakan dua puisi, “Tanah Air Mata” karya Sutardji Calzoum Bachri dan “Emak” Hoesnizar Hood.

Baca juga :  Reaksi Cepat Syamsuar Benahi Dishub, Peralatan KIR Tercanggih dan Tarif Termurah di Riau

Berikutnya, secara berturut-turut peserta yang masuk 10 besar dalam lomba tersebut diminta unjuk kebolehan di hadapan Rida dan Amsakar. Tapi kehadiran Amsakar tak sampai tuntas karena harus menghadiri acara di tempat yang lain.

Tampak juga yang hadir dalam acara yang disponsori anggota DPD asal Kepri Hardi S Hood, antara lain Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Febrialim, Camat Sagulung Reza Khadafi, Kapolsek Sagulung, serta anggota DPRD Kota Batam Amintas Tambunan. Hardi tak bisa hadir karena membezuk ibunya yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit Tanjungpinang.

Rida menyimak pembacaan puisi 10 peserta final tersebut secara saksama. Pada akhir penampilan sebelum turun panggung, dua juri, RD Paschal dan Jefi Candra, memberikan komentar. Secara umum, menurut juri, peserta mengalami kemajuan dibandingkan penampilan pada babak penyisihan.

Baca juga :  Kapal di Selatpanjang Meledak, Tiga Korban

Diikuti 67 peserta, lomba baca Puisi Cinta Merdeka ini ditaja P4WB (Pelopor Pergerakan Pemerhati Wajah Bangsa) dan Perdiba (Perkumpulan Diaspora Batam). Babak penyisihan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, 13 – 14 Agustus.

Para peserta tidak hanya berasal dari Batam. Beberapa orang datang dari Tanjungpinang, termasuk Nabila Putri, dan Belakangpadang. Mereka dijaring masuk 10 besar, kemudian dilaga lagi untuk menentukan juara.

  • Risatnum