Rabu, 23 Agustus, 2017 9:17 pm

Sah, Siak-Kuansing Kerja Sama Pariwisata, Pacu Jalur Menyapa Dunia

RiauKepri.com, KUANSING– Kehadiran Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, pada acara pembukaan Festival Pacu Jalur di Kuansing, ibarat sekali dayung dua pulau terlampaukan.

 

Orang nomor satu di negeri istana itu, Rabu (23/8/2017), didampingi kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Dr H Fauzi Asni,
melakukan MoU bidang pariwisata dengan Kabupaten Kuansing.

 

Adanya jalinan kerjasama ini, pariwisata kedua daerah diharapkan bisa sama-sama maju dan terus berkembang, sehingga dunia pariwisata dua daerah ini bisa saling membantu.

Gubri Andi Rachman ketika hendak membuka Festival Pacu Jalur.

“Dengan kebersamaan ini kita bisa membangun Riau lebih baik, apalagi di kuansing juga memiliki icon wisata nasional jika dipadukan dengan ivent di Siak tentunya akan berkembang dengan baik,” kata Syamsuar.

 

Usai menandatangani MoU di rumah pribadi Bupati Kuansing, Drs H Mursini Msi, dua tokoh ini bertolak ke rumah dinas Bupati Kuansing bergabung dengan Gubernur Riau, Arsyajuliandi Rachman. Selanjutnya dengan menggunkan bus, rombongan bertolak ke Lapangan Limuno, tempat pembukaan Festival Pacu Jalur 2017.

Baca juga :  Tour de Siak Jadi Perhatian Internasional, 14 Tim Sudah Siap Ikut
Foto bersama pejabat Kuasing dengan Bupati Siak dan Gubernur Riau.

“Manis sungguh buah kuini Tumbuh di sebelah batang gelugur Selamat datang di Kabupaten Kuantan Singingi Dalam festival Budaya pacu jalur,” kata Bupati Kuantan Singingi, Drs H Mursini MSi, bergantung, mengawal sikapur sirihnya.

 

Di hadapan belasan ribu warga, Mursini menyebutkan agar helat ini dijadikan ajang silaturahmi. “Dari Hilir hingga ke Hulu, semuanya berbaur di Tepian Narosa. Makanya jadikan moment ini untuk saling mengenal dan saling memberi maaf,” ucap Mursini.

 

Mursini berpesan kepada warganya untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan santun. Selain itu, beri informasi yang jelas dan benar kepada para tamu yang berkunjung. Buktikan bahwa masyarakat Kuansing adalah masyarakat yang cinta damai.

 

Sementara itu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, secara resmi membuka Festival Pacu Jalur yang ditandai dengan pemukulan gong.

 

Sebelum memukul gong, dalam sambutannya Andi Rachman menyebutkan, festival ini salah satu tradisi pariwisata di Riau dan sudah masuk kalender pariwisata Nasional. Tentunya besar harapan kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kuansing.

Baca juga :  Ini Harapan Bupati Wardan Terhadap APDESI Inhil

 

Pacu jalur ini, ungkap Andi Rachman, sebuah bentuk festival akbar turun temurun lebih dari satu abad. Setiap tahun dibuat semakin menarik.

 

Pacu jalur juga telah masuk dalam salah satu Warisan Budaya tak Benda (WBTB) Indonesia. Sebagai warisan budaya dan nilai budaya, Pacu Jalur mengandung kearifan lokal dan bernilai multi efek.

 

Tahun 2017 helat ini bertemakan “Pacu Jalur Menyapa Dunia” diikuti sebanyak 193 jalur, yang terdiri dari 156 jalur dari tuan rumah Kuantan Singingi, 33 jalur dari Kabupaten Indragiri Hulu, dan masing-masing satu jalur dari Pelalawan, Kampar,  Siak, dan Kota Pekanbaru.

 

Usai pembukaan pada pukul 12.00 WIB, selanjutnya pada pukul 13.30 WIB, barulah Pacu Jalur dimulai. Ribuan tampak berbaur dalam sorak sorai yang begemuruh di pinggir sungai memberi semangat kepada tim jalurnya.

  • Hidayat