Senin, 31 Juli, 2017 9:30 am

Said Hasyim Geram, PNS dan Honor Degil, Ini Ganjarannya

wakil Bupati Meranti, Drs H Sad Hasyim

RiauKepri.com, SELATPANJANG– Wakil Bupati Meranti, Drs H Said Hasyim, geram. Betapa tidak, tingkat disiplin PNS dan honorer rendah. Karenanya dia meminta agar disiapkan sanksi kepada mereka yang degil.

“Saya meminta kepada seluruh karyawan dan karyawati dilingkungan Pemkab. Meranti untuk meningkatkan disiplin, disiplin diawali dengan masuk kerja tepat waktu,” ujar Said Hasyim saat memimpin Upacara Bendera, Senin (31/72017) pagi. Turut hadir, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis, Asisten Sekda, Kepala Dinas/Badan, Kepala Bagian/Kantor serta Pejabat Eselon III dan IV lainnya.

Dalam pengamatan dari awal masuk kerja hingga saat ini, masih terlihat karyawan dan karyawati PNS maupun Honorer yang bolos kerja, parahnya lagi tanpa alasan yang jelas. Untuk itu Said Hasyim memerintahkan kepada Sekretaris Daerah dan Asisten untuk menindak pejabat Eselon II dan III yang tidak disiplin.

Intruksi ini berjenjang hingga ke Kepala SKPD yang diminta untuk mengawasi stafnya yang tidak masuk serta membuat laporan kepada BKD sebagai Instansi yang mengurus masalah kepegawaian. “Saya minta absenya dilaporkan ke BKD,” ucap Said Hasyim.

Baca juga :  Terkait Pembangunan Pelabuhan Dorak, Ini Kata Bupati Meranti

Diakuinya, Bupati dan Wakil Bupati sebagai orang yang diberi amanah oleh masyarakat berkewajiban untuk membangun daerah dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, dan hal itu hanya dapat terwujud jika dirinya dan jajaran mampu meningkatkan disiplin dan kinerja. Pemda Meranti tidak ingin melukai hati masyarakat yang disebabkan kurangnya pelayanan dari aparatur itu sendiri.

Besarnya biaya yang dikeluarkan Pemda untuk membayar insentif PNS dan gaji Honorer, dikatakan Wakil Bupati, tak lain adalah agar karyawan dan karyawati dilingkungan Pemkab Meranti dapat bekerja dengan baik, tapi jika hal itu juga tak mampu menyadarkan, sanksi tegas terpaksa diberikan. “Kepada PNS yang tidak disiplin saya minta BKD memprosesnya, Pak Sekda dan Pak Asisten saya minta mengawasi,” ujar Said Hayim.

Sanksi tegas juga akan diberikan kepada Honorer yang kedapatan tak masuk kerja tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas, tak main-main ancaman bagi Honorer tersebut bisa diberhentikan. “Saya minta kepada seluruh karyawan bekerjalah dengan sebaik-baiknya, kepada Honorer yang tidak masuk tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas berikan sanksi tegas,” ucap mantan Sekda Siak itu.

Baca juga :  Meranti Ingin Mengulang Sukses Juara II MTQ Riau

“Apel besok saya minta sudah ada datanya dan jika perlu ada karyawan yang diberi sanski tegas,” sambung Said Hasyim.

Terakhir dalam upacara bendera itu sempena peringatan HUT RI Ke-72 Tahun 2017, Wakil Bupati menghimbau kepada seluruh PNS dan karyawan untuk memasang bendera merah putih memasangnya dengan sempurna. “Sesuai surat edaran Mensesneg saya minta rumah-rumah pegawai dipasang bendera merah putih dengan tiang yang baik dan diletakan pada posisi yang baik, selain itu dianjurkan juga untuk memasang umbul-umbul dan menggelar berbagai kegiatan sosial dilingkungan masing-masing,” kata Said Hasyimi. (RK1/*)