Selasa, 8 Agustus, 2017 10:23 am

Satu Power Bank Tiga Kali Meledak, Rumah Dewi Nyaris Terbakar

Endang Dwi Sucowati dan keluarga

RiauKepri.com, BATAM — Bagi pengguna power bank, penambahan daya batrai yang biasa digunakan untuk handphone, berhati-hatilah. Setidaknya, pesan inilah yang ingin disampaikan Endang Dwi Sucowati, setelah rumah kediamannya, jalan menuju Ocarina, Batam, nyaris terbakar akibat power bank miliknya meledak saat dicas.

“Untung saja Bibi cepat tahu dan dalam kepanikannya ia berhasil mengatasinya. Kalau tidak, barangkali habislah rumah itu terbakar,” ujar Dewi, sapaan akrab Endang Dwi Sucowati, dalam bincang-bincangnya dengan RiauKepri.com, Selasa (08/08/2017).

Peristiwa itu terjadi Senin (07/08/2017). Sekira pukul 16.00 WIB, Dewi keluar rumah, dan meninggalkan tiga power bank yang semuanya dalam keadaan dicas di kamar lantai 2. Ketiganya ditempatkan berderet atau berjejer di atas sofa tempat tidur.

Sekitar empat jam kemudian, Bibi, perempuan yang membantu Dewi dalam pekerjaan rumah tangga, dikagetkan bunyi ledakan kecil dari kamar. Ketika pintu kamar dibuka, tahulah ia bahwa sumber ledakan berasal dari salah satu power bank yang sedang dicas.

Baca juga :  Nurdin Ingin Salat Subuh Berjamaah Jadi Tradisi Orang Batam

Sofa tempat tidur bolong dan ada api yang menyala. Kembali ledakan terjadi. Dengan sekejap, asap memenuhi ruangan kamar. Tapi beruntung, dalam kepanikan, kata Dewi, Bibi berhasil mencegah api sebelum sempat membesar dan melahap seisi kamar.

Power bank yang sudah mengalami dua kali ledakan, cepat-cepat dibawa keluar kamar dan dibuang lewat jendela. Benda tersebut nyangkut di konopi dan kembali terjadi ledakan. Akibatnya, konopi yang terbuat dari bahan semacam plastik ini pun bolong dibuatnya.

“Artinya, satu power bank itu terjadi tiga kali ledakan, sesuai dengan jumlah batrai penyimpan daya yang ada di dalamnya. Saya tak dapat membayangkan apa jadinya dengan Bibi jika power bank meledak ketika barang ini dipegang hendak dibuang keluar,” ujar Dewi.

Baca juga :  Reses dengan Mubaligh, Nyat Kadir “Panen” Aspirasi

Semua kronologis tersebut diceritakan Bibi kepada Dewi, yang baru kembali ke rumah sekitar pukul 19.30 WIB. Dewi mengaku masih mencium bau asap di lantai 2 rumahnya dan melihat ekspresi panik sang Bibi menghadapi persoalan tersebut yang belum sepenuhnya hilang.

Menurut Dewi, power bank yang meledak itu baru dibelinya seminggu lalu dan ia masih menyimpan surat garansinya. Ia yakin kesalahan ada pada sistem power bank tersebut, bukan masalah listrik dan lain sebagainya. Sebab, dua power bank lainnya, sama-sama dicas dalam waktu yang sama, tak mengalami hal serupa. (RK-4)