Selasa, 29 Agustus, 2017 7:06 am

Sekda Kepri Gunakan Alat Tes Narkoba Multi Parameter

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Sekdaprov Kepri H. TS Fadillah langsung melakukan pengawasan tes urine ini dilakukan secara mendadak. Selain dirinya, mereka yang dites, adalah para Asisten Staf Ahli, dan para Kepala OPD.

Menurut Arif, tes urine ini juga merupakan bagian tindakan preventif dan pencegahan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Arif berharap, dari hasil tes urine tersebut tidak ditemukan adanya pegawai yang terindikasi pengguna narkoba.

“Pak Gubernur selalu berpesan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri harus mengatakan tidak pada Narkoba. Mudah-mudahan hasilnya nihil,” ujar Arif saat melakukan acara tes urine di Lantai IV, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (28/08).

Baca juga :  Kabag Humas Luruskan Berita Mobil Dinas Siak di Pujasera, "Atan Lasak" Merasa Difitnah

Menurut Sekda, Pemprov sangat berkomitmen dan mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kepulauan Riau. Karena barang haram ini merusak akhlak para generasi muda.

“Kita haruslah memerangi narkoba. Tekad anti narkotika ini harus diawali dari diri kita sendiri,” tegas Arif

Pada kesempatan tersebut Arif melakukan tes urine dengan menggunakan alat tes narkoba multi (6 parameter) dimana alat tes ini merupakan alat tes narkoba paling lengkap yang dapat mengukur dari mulai kandungan marijuana, morfin, amphetamine, mentaphetamine, ekstasi, kokain hingga heroin.

“Mudah-mudahan ini menjadi contoh dan dimulai dari saya, dan seandainya nanti didapati ASN yang positif menggunakan narkoba akan kita lakukan tindakan pembinaan melalui rehabilitasi bahkan bisa sampai kepada pemecatan,” tegas Arif.

Baca juga :  Garuda Bangun Hanggar Maintenance, Gubernur Kepri Minta 75 Persen Anak Tempatan Jadi Pekerja

Senada dengan Sekda Provinsi Kepri, Pegawai BNN Provinsi mengatakan bahwa kegiatan tes urine di lingkungan Pwmprov Kepri ini dilakukan secara mendadak sebagai bentuk upaya penanggulangan dan pencegahan peredaran narkoba dilingkungan para ASN.

“Jadi kegiatan ini benar – benar mendadak, tidak ada perencanaan sebelumnya dan semoga seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau semuanya bersih dari Narkoba,” ungkapnya.(RK/Hms)