Rabu, 9 Agustus, 2017 1:33 pm

Septina Sorot Perekonomian Riau, Dukung Kawasan Industri Buton

Ketua DPRD Riau, Septina Primawati.(foto net)

RiauKepri.com, PEKANBARU--Dalam pidato rapat paripurna istimewa Ulang Tahun ke 60 Prvinsi Riau, Ketua DPRD Riau, Dra Hj Septina Primawati MM, menyorot permasalahan perekonomian Bumi Lancang Kuning ini di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, mendukung kawasan Indutri Buton yang berada di Kabupaten Siak.

Dari aspek perekomian, kata Septina dalam pidatonya, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sampai bulan Maret 2017 sebesar 2,82 %, yang meskipun meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya pada angka  2,74 persen namun masih  berada jauh di bawah angka pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar  5,02 %. ”Sedangkan untuk tingkat kemiskinan juga masih menunjukkan angka yang besar, yakni 514,62 ribu jiwa (7,78 persen),” beber Septina. Rabu (9/8/2017).

Meski mengalami pertumbuhan ekonomi dan pengurangan tingkat kemiskinan dibanding  tahun sebelumnya, ucap Septina, namun keberadaan Provinsi Riau masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Realitas ini merupakan cambuk semangat bagi semuanya untuk terus memacu laju roda perekonomian Provinsi Riau demi kesejahteraan seluruh masyarakat ke depan.

Baca juga :  Ada Apa Kabinda di Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Siak?

”Seperti kita ketahui, bahwa turunnya perekonomian kurun waktu beberapa tahun belakangan ini dipengaruhi turunnya harga minyak bumi yang diikuti turunnya harga komuditas utama perkebunan di Provinsi Riau, yaitu kelapa sawit dan karet,” ungkap Septina.

Di sisi lain, Septina menyebutkan mendukung langkah- langkah Pemerintah Daerah Provinsi Riau untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor pariwisata, yakni dengan mengintegritaskan objek dan aspek–aspek pelayanan wisata lainnya sehingga bisa menjadi sektor unggulan selain  sektor Migas dan perkebunan.

Selanjutnya, peningkatan pembangunan infrastruktur terus pula digesa dengan merealisasikan pembangunan akses jalan tol Pekanbaru–Dumai sepanjang 131 KM, Jalur Kereta Api PEKANSIKAWAN dan pembangunan Kawasan Industri Buton dan Kuala Enok menjadi Kawasan Pelabuhan Terpadu yang berfungsi mengintegritaskan konektivitas kawasan, memperlancar arus distribusi barang dari pusat industri ke berbagai wilayah di kawasan Sumatera yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat Provinsi Riau. ”Kita patut bersyukur Kawasan Industri Tanjung Buton kini juga sudah resmi masuk Proyek Strategis Nasional,” ujar Septina.

Baca juga :  Polres Siak Amankan 260 Unit Handphone dari Tanjungpinang

Septina juga sempat memuji capaian terkait masalah asap yang patut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau dan semua stakeholder terkait. ”Selama dua tahun terakhir, kita tidak lagi dihadapkan dengan masalah bencana asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang pernah menjadi masalah nasional dan regional yang menghebohkan.  Mudah-mudahan kondisi seperti ini dapat terus dipertahankan untuk selama-lamanya dengan memperkuat koordinasi dan peningkatan disiplin dan kesadaran semua pihak,” katanya.

”Secara khusus, kita patut memberikan apresiasi kepada rekan-rekan di Komisi D DPRD Provinsi Riau yang berhasil  melahirkan regulasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau yang akan kita sahkan dalam waktu dekat ini. Semoga Ranperda inisiatif ini, dapat memperkuat keyakinan kita guna mencegah dan menekan kasus kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” sambung Septina. (RK1)