Jumat, 8 Desember, 2017 3:10 pm

“Sunat” Honor Anggota, Oknum Kepala Satpol PP Kampar Menanggung Sakit

RiauKepri.com, KAMPAR— Inilah padahnya. Diduga menyunat alias memotong honor anggotanya, oknum Kepala Kantor Satpol PP Kampar, MJ, tertangkap tangan Subdit III Polda Riau.

Tak hanya menangkap oknum Kakan Satpol PP Kampar, polisi juga mengamankan oknum Bendahara Pengeluaran, IG dan Adl yang menjadi PPTK.

“Ya, benar kita melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga tersangka di Kabupaten Kampar,” kata Direktut Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Gidion Arif Setiawan, kepada wartawan, Jumat (8/12/2017).

Adapun barang bukti diamankan polisi berupa uang dugaan hasil pemotongan dana Pam/honor sebesar Rp285 juta dari DPA SKPD Satpol PP Kabupaten Kampar TA2017, tanda terima/Amprah honorarium Pam Porprov Riau TA 2017, Sprintgas Pam Porprov, Daftar kehadiran Anggota Satpol PP.

Baca juga :  Malam Ini, Grand Opening Tour de Siak Bersama Republik Band

Drama penangkapan itu, pada hari Kamis 7 Desember 2017 l, sekira pukul 14.00 WIB, anggota Subdit III Polda Rian dipimpin Kasubdit III, AKBP Dasmin Ginting, SIK, berangkat ke Bangkinang untuk menindaklanjuti adanya informasi dugaan pemotongan uang PAM/honor pengamanan giat Porprovinsi di Kantor Satpol PP Kabupaten Kampar.

Pada saat pendistribusianya, sekira pukul 14.00 WIB, tim tiba di TKP dan menemukan salah saeorang anggota Satpol PP Kampar hanya membawa uang PAM Rp 850 ribu, seharuanya anggota ini membawa haknya pulang sebesar Rp2,7 juta.

Baca juga :  Syamsuar Diberi Anugerah Kehormatan Adat Aceh Barat, Ini Alasannya

Mendapat pengakuan anggota Satpol PP tersebut, tim menuju ruangan bendahara pengeluaran. Saat itu sedang berlangsung pendistribusian uang pam/honor.

Selanjutnya tim melakukan peggeledahan dan mengamankan barang bukti uang pemotongan yang disimpan didalam brangkas.

Polisi juga mengamankan tiga tersangka pelaku. Polisi juga meminta saksi ikut bersama ke
Mapolres Kampar untuk pemeriksaan awal.

“Tadi, Jumat sekira pukul 02.15 WIB tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Direskrimsus Polda Riau untuk diproses sesuai ketentuan,” kata Gidion. (RK/*)