Selasa, 14 November, 2017 4:31 pm

Tekad Bufon di Dinding Batu, Membuat Syamsuar Terharu

RiauKepri.com, SIAK–Bupati Kabupaten Siak, Drs H Syamsuar MSI, bangga sekaligus terharu. Betapa tidak, Bufon Sinaga murid kelas V SD di Pewarang, memasak tekat yang luar biasa untuk berbakti kepada orangtua, daerah, dan negara ini.

Sebelum Bufon berangkat ke Belgia untuk mengikuti kejuaraan Edition of Internasional karate open of prov de liega 2017 Belgia, dia sudah memasak tekat dengan menulis pada dinding batu di rumahnya.

Bufon saat menerima mendali emas.

Berikut ini tulisan Bufon pada dinding batu di rumahnya yang ditulis dengan tangan menggunakan spidol: “Pada bulan ini aku keluar negeri. Pada bulan ini pula aku ke Belgia. Pada tahun dan bulan ini aku akan mencetak mendali, pada ajang ini aku berjuang keras untuk membanggakan orangtuaku, keluargaku. Kesempatan ini tidak akan aku sia-siakan. Demi negara Indonesia. Mendali emas siap kupersembahkan.”

Baca juga :  Bakti Bufon dari Siak untuk Indonesia di Kelas Kata

Benar saja, perjuangan anak Tohap Sinagap ini membuahkan hasil, dia juara satu dan meraih mendali emas pada kelas seni karate.

Tulisan Bufon itu, fotonya sampai juga ke telepon genggam Syamsuar. Begitu membacanya, air muka Syamsuar berubah karena terharu.

Orang nomor satu di negeri istana inipun spontan mengatakan, “Ini tulisan Bufon Sinaga sebelum berangkat ke Medan dan Belgia, pada batu depan rumahnya,” kata Syamsuar menunjukan kiriman foto tulisan Bufon tersebut.

“Luar biasa semangat anak ini, dia berjuang untuk membanggakan orangtua, keluarga, daerah dan negaranya Indonesia,” ucap Syamsuar.

Baca juga :  Tim TNI "Berburu" Anggota di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Berikut ini pula tulisan Bufon sebelum berangkat ke Medan dalam kejuaraan karete, “Aku seorang laki-laki. Aku ikut karate sejak tahun 2014 dan aku sering mengikuti kejuaraan, dan sekarang aku berangkat tanding O2SN ke nasional. Aku akan berjuang keras di Medan untuk membanggakan orangtuaku, kakakku dan abangku. Aku adalah Bufon Julianto Sinaga.”

Bufon diapit Syamsuar dan orangtuanya, Tohap Sinaga.

Bakti Bufon, anak SD Perawang untuk Indonesia ini mendapat apresiasi dari Syamsuar. Saat ini tim sudah ke rumah orangtua Bufon untuk melakukan survei renovasi rumah papan hingga menjadi permanen. (hidayat)