Kamis, 31 Agustus, 2017 3:41 pm

Tim Matahari Sastra Riau Memancar Cahaya di Pelalawan

RiauKepri.com, PEKANBARU – Provinsi Riau, selain dikenal memiliki kekayaan alamnya, juga dikenal penyumbang karya sastra untuk bangsa ini. Banyak sastrawawan berasal dari Tanah Melayu ini telah menghasilkan karya sastra dan memberi keunikan dalam perkembangan sastra Indonesia. Namun demikian, tidak banyak masyarakat luas, bahkan masyarakat Riau sendiri, tidak tahu keberadaan para sastrawan Riau itu.

 

Diperlukan sosialisasi terus menerus oleh para pemangku sastra di Bumi Lancang Kuning ini, sehingga masyarakat bukan saja tahu keberadaan sastrawannya, tapi juga tahu karya-karya yang dihasilkan para sastrawan tersebut. Bukankah karya sastra yang dihasilkan oleh sastrawan merupakan penyeimbang hidup?

 

Namun bagaimana karya sastra dapat menjadi media penyeimbang kalau masyarakatnya tidak membacanya? Inilah hal yang menjadi pokok permasalahannya, dan berdasarkan pemikiran ini pula, Tim Sastra Riau terus ‘memancarkan’ eksistensi mereka dengan mengadakan kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah.

Penampilan visualisasi puisi oleh siswa MTSN 1 Pelalawan

Setelah sukses menyelenggarakan Sastrawan Masuk Sekolah di SMK Labor Pekanbaru beberapa waktu lalu, kini Tim Matahari Sastra Riau kembali menaja kegiatan yang sama di MTS Negeri 1 Pelalawan, Kamis (31/8/2017). Sebanyak delapan sastrawan, baik itu sastrawan tua dan muda yang berdomisili di Pekanbaru, diangkut ke MTS Negeri 1 Pelalawan. Walaupun tanpa ada sponsor yang membiayai kegiatan ini, mereka bergerak ke Pelalawan menggunakan 3 mobil pribadi.

Baca juga :  Gelas Dibanting dan Dihina, 2 Anggota DPRD Riau Nyaris Bertumbuk

 

Menurut Griven H Putra, Koordinator Tim Matahari Sastra Riau, kegiatan ini memang murni dari para sastrawan Riau. Mereka, kata Griven H Putra yang juga sastrawan Riau ini, ingin berbagi pengetahuan terkait sastra. Mendekatkan karya sastra kepada masyarakat, terutama kepada generasi mudanya.

 

“Tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang silturahim dan memperkenalkan sastrawan Riau beserta karyanya untuk siswa. Siswa adalah calon pemimpin masa depan, dan mereka pasti memiliki jiwa sastra, walaupun mereka bukan sastrawan. Dan bagi siswa yang akan menggerakkan bangsa ini di masa akan datang, memerlukan sentuhan hati nurani dan karya sastra berada di wilayah hati nurani,” ucap Griven H Putra kepada RiauKepri.com, Kamis (31/8/2017).

 

Griven menambahkan, selain dihadiri seluruh siswa dan guru MTS Negeri 1 Pelalawan, kegiatan ini juga dihadiri guru Bahasa Indonesia dan pengurus OSIS SLTP se Pangkalan Kerinci. Para siswa dan guru, kata Griven, sangat antuias mengikuti kegiatan ini.

Baca juga :  Hari Ini, Di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru, Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unilak Taja Pawai Seni
Sastrawan Riau, Abel Tasman dan Griven H Putra

“Semua yang hadir amat bahagia dengan kedatangan sastrawan Riau ini. Mereka dapat pengetahuan tentang sastra dengan dialog sastra, dan juga dapat mengenal langsung dengan sastrawan yang datang,” ucap Griven.

 

Kegiatan Sastrawan Masuk Sekolah yang ditaja Tim Matahari Sastra Riau ini, selain membacakan karya-karya sastra, juga berbincang tentang karya sastra. Selain itu dalam kegiatan ini menampilkan visualisasi puisi oleh siswa MTS Negeri 1 Pelalawan, dan baca puisi siswa-siswi.

 

Pada kesempatan ini, sastrawan Riau yang hadir adalah Griven H Putra, Abel Tasman, Kunni Masrohanti, Herman Rante, TM Sum, Zamhir, Eko Ragil, Muhammad De Putra, Jatni, dan Kaca Mata Gober. Kegiatan ini dihadiri 800 peserta.

 

“Pihak MTS Negeri 1 Pelalawan berterima kasih dengan diadakan kegiatan ini, dan ada beberapa sekolah yang meminta untuk melaksanakan kegiatan serupa di sekolah mereka. Ini adalah upaya kita mengenalkan karya sastra dan sastrawan Riau pada masyarakat, khususnya generasi muda,” tutur Griven. (Kafrawi)