Selasa, 27 Februari, 2018 7:37 pm

Unilak Dukung Percepatan Penyerahan Aset oleh Pemprov Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU – Universitas Lancang Kuning  yang didirikan oleh pemerintah Provinsi Riau saat ini telah menjadi Universitas kebanggaan masyarakat Riau. Unilak yang  berada di bawah naungan Yayasan Raja Ali Haji  saat ini berdiri di tanah pemprov Riau sejak tahun 1982 dan sekarang telah memiliki 9 fakultas,19 program studi s1 dan dua prodi Pascasarjana. Seiring dengan perkembangan waktu ada keinginan dari pemerintah provinsi Riau dan DPRD Riau untuk menyerahkan aset itu kepada Unilak.

‘’Kabar ini tentu menjadi berita yang menggembirakan bagi Unilak. Selama  ini kita memakai aset pemerintah daerah nantinya menjadi milik sendiri’’, ujar Dr Eddy Asnawi Wakil Rektor III yang juga menjabat sebagai ketua Tim Aset Unilak.

Baca juga :  Mahasiswa FIB Unilak Taja Ngamen Seni

Dalam menindaklanjuti ini, DPRD Riau telah mengundang dan melakukan hearing dengan Unilak, Senin (26/2) lalu, yang di hadiri oleh pimpinan Unilak.

Eddy Asnawi menjelaskan bawah Unilak berterima kasih kepada DPRD Riau dan Pemprov Riau yang akan melakukan proses pelepasan aset dari pemerintah Riau kepada Universitas Lancang kuning, dan untuk mempercepat itu telah dibentuk tim yang terdiri dari Komisi C DPRD Riau,Badan pengelola aset pemrpov Riau,yayasan Raja Ali Haji/Unilak. Dan secepatnya oleh Komisi C meminta pimpinan DPRD untuk men SK kan agar cepat terealisasi.

Baca juga :  Unilak PTS Pertama Gunakan Sistem PIN di Kopertis X

Eddy Asnawi menyebutkan bagi pemprov Riau dengan pelepasan aset ini tentu sangat penting. Aset selama ini yang digunakan Unilak diserahkan ke Unilak dan tidak lagi menjadi beban Pemprov Riau. Bagi Unilak ini akan lebih tertata, bisa dilihat saat ini perkembangan Unilak sangat bagus baik dari segi Infastruktur,akreditasi maupun mahasiswanya karena menjadi kebanggaan masyarakat Riau.

“‌Saat hearing itu Komisi C DPRD Riau mendukung pelepasan aset dari Pemprov Riau ini kepada Unilak. Ini lebih menguntungkan masyarakat Riau, menguntungkan daerah, dan tentunya bagi dunia pendidikan di Riau,” ucap Eddy. (Can)