Rabu, 6 September, 2017 4:02 pm

Usai Bersetubuh, Lelaki Ini Bunuh Wanitanya

RiauKepri.com, PEKANBARU– Sebelum menghabisi Santi Lestari, tersangka Aris begitu sadis membunuh janda yang menjadi teman kencannya. Kemudian membawa harta benda wanita yang berumur 36 tahun ini.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, kepada wartawan membenarkan menangkap tersangka menghilangkan nyawa seseorang dan pencurian pada Selasa tanggal 05 September 2017, sekira pukul 20.00 WIB.

Berikut ini penuturan tersangka kepada polisi; pada hari Jumat tanggal 25 Agustus 2017, saya meminta Korban untuk membelikan paket sabu seharga Rp 300 ribu. Setelah itu korban tidak bisa dihubungi.

Pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017, saya mencoba untuk menghubungi korban lagi dan akhirnya bisa dihubungi, lalu saya bertanya kenapa kemarin nggak bisa dihubungi.

Korban menjawab, semalam dia di rumah adek, lagi menggosok pakain. Terus korban berkata, Minggu pagi rumah kosong dataglah.

Saya brtanya paket kemarin sudah ada? Lalu korban menjawab, ada datanglah bawa duit 100 ribu lagi.

Hari Minggu pagi tanggal 27 Agustus 2017, sekitar pukul 07.00 WIB, saya datang menjumpai korban dengan menggunakan oplet.

Baca juga :  RAPP Keluarkan Surat Himbauan Agar Karyawan Tidak Unjukrasa

Setelah sampai di rumah korban di Jalan Mangga Besar, saya langsung dibukakan pintu oleh korban dan langsung menuju k kamar dan diikuti oleh korban yang pada saat itu sudah ada sisa sabu yang terletak di atas kaca pirek, di atas kasu.

Saat itu korban berkata, dia tidak bisa lama-lama karena mau pergi. Hisaplah barang itu duli, untul sisanya setelah saya pulang dari Tenanyanraya.

Setelah itu saya diam saja dan langsung menghisap sisa sabu tersebut sambil menunggu korban yang sedang bersiap-siap untuk berhubungan badan dengan saya.

Saat itu korban pun berkata, uang jajan untuk aku adakan? Saya jawab ada, lalu saya kasih sebanyak Rp 65 ribi. Setelah itu saya dan korban langsung brhubungan bdan selama kurang lebih 10 menit.

Pada saat itu, setelah berhubungan badan, timbul saja pikiran saya ingin membunuh korban karena merasa dipermainkan. Korban tidak memenuhi janji sesuai dengan kesepakatan awal untuk pembelian paket sabu.

Akhirnya saya membunuhnya dengan cara mencekik bagian leher, dengan kedua tangan saya dan langsung mengangkat tubuh korban kemudian membanting tubuhnya ke lantai dan menghempaskan kepala korban sebanyak kurang lebih 3 kali dengan tidak melepaskan cekikan.

Baca juga :  Sedang Ngelas, Dua Pekerja PT GIN Inhil Tewas Kesetrum

Kemudian saya berhennti dan mendapati korban dalam keadaan susah bernafas, selanjutnya saya langsung memijak leher korban dengan menggunakan kaki sebelah kiri.

Saya memijak dengan cara melonjak kurang lebih 5 kali smpai akhirnya korban tidak brgrak lagi. Setelah itu wajah korban saya tutup dengan handuk.

Juga tiba-tiba timbul niat saya untuk mengambil barang-barang berharga milik korban, seperti cincin, handphone, uang kurang lebih Rp150 ribu, dan sepeda motor merk yamaha mio.

Setelah itu saya meninggalkan korban di rumahnya dan mengunci rumah korban menggunakan gembok yang saya dapat dari dalam rumah korban.

Dua hari kejadian itu, team Opsnal gabungan mendapat informasi tentang keberadaan tersangka dan berhasil ditangkap di Jalan Utama, Perum Cikara, Simpangtiga, berikut sejumlah barang bukti. (hidayat)