Minggu, 4 Februari, 2018 11:01 am

“Wanginya” Dukungan Ibu-ibu Desa Serai Wangi

RiauKepri, BENGKALIS- Puluhan ibu-ibu warga Desa Serai Wangi, Kecamatan Tualang Muandau, Bengkalis, begitu antusias menghadiri wirid akbar desa yang menghadirkan Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSI, Ahad (4/2/2018).

“Alhamdulillah, ibu-ibu di sini kompak semuanya dan siap mendukung serta memenangkan Pak Syamsuar,” kata tokoh wanita Desa Serai Wangi, Pipit Lestari Spd.

Sementara itu, salah seorang ketua kelompok wirid Desa Serai Wangi, Lina, menyebutkan ada 12 kelompok wirid yang hadir dalam acara ini.

Pengakuan Lina, secara fisik dia tidak kenal dengan Syamsuar namun namanya sudah cukup tersiar kemana-mana lantaran dia cukup sukses membangun Kabupaten Siak.

Baca juga :  Ini Keluhan Warga Cipta Karya Kepada Syamsuar

“Alhamdulillah hari ini saya bertemu langsung dengan Pak Syamsuar. Kami mendoakan Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau. Kami ibu-ibu wirid di sini siap mendukungnya,” ungkap Lina.

Harapan Lina, jika Syamsuar menjadi Gubernur Riau, hanya minta tolong dibangun jalan yang menjadi akses warga pergi ke Duri untuk berbelanja setiap seminggu sekali.

Syamsuar duduk berselimput duduk bersama warga.

Untuk ke Duri, sambung Lina, ada dua akses jalan yang dilalui warga. Yakni, lewat Kandis. Jalannya memang bagus, namun rentang waktu cukup lama hingga lima jam.

Sedangkan satu akses lagi untuk ke Duri melintas lewat PT ADEI, dan rentang waktu perjalanan lebih cepat tiga jam. Namun, kata Lina, jalan tanah ini rusaknya cukup parah. Apalagi jika hujan, susah dilewati, selain jalan licin juga digenangi air.

Baca juga :  Tour de Bintan 2018 Pecahkan Rekor Event di Dunia

“Kita berharap kepada Pak Syamsuar dapat membangun jalan yang rusak sepanjang 70 kilometer itu. Sehingga warga mudah berbelanja ke Duri,” pinta Lina.

Kalau jalan tersebut sudah bagus, kata Lina, warga bisa setiap hari ke Duri untuk berbelanja. Jelas hal ini sangat didambakan ibu-ibu lantaran barang belanja segar tidak lagi di simpan di dalam kulkas. (hidayat)