Minggu, 15 April, 2018 8:16 pm

Warga Batam Meradang Terkait Tarian Erotis di Lapangan Engku Putri

RiauKepri.com, BATAM – Suguhan tiga penati erotis yang tampil dalam rangka pelantikan pengurus DPP Penjaga Marwah Rudi (PMR), di Lapangan Engku Putri, Batam Center, Batam, Sabtu (14/4/2018) menuai protes dari warga Batam. Salah seorang warga Batam, yang juga sastrawan, Samson Rambah Pasir, meradang. Samson Rambah Pasir pun menulis kegeramannya di akun Facebook miliknya.

“Telah berlusin dan berkodi bahkan berpuluh tahun para ulama, tokoh masyarakat, para pemimpin, budayawan, seniman, dan penggiat senibudaya berjuang membangun dan menata peradaban masyarakat Madani di Kota Batam.
Secara sederhana, Masyarakat Madani dapat diartikan seperti masyarakat Kota Madinah yang dibangun Nabi Muhammad SaW., yaitu kota yang agamis dan berperadaban.
Eh, dengan seenaknya kalian menampilkan tarian tak senonoh di Dataran Engku Puteri kebanggaan kami, di depan Astaka MTQ kebanggaan kami, di halaman gedung pemerintahan kami.
Kalian harus “diadili” secara kebudayaan, agar kalian tahu bahwa marwah kami tersinggung akibat ulah kalian yang tak senonoh itu,” tulis Samson Rambah Pasir.

Baca juga :  KMF Menjulang Ingin "Anak Riau Bisa!"

Tulisan Samson ini pun mendapat tanggapan kegeraman warga Batam lainnya. Mona Orang Sabar menulis “Miris…Para wanita yg merasa jadi pusat perhatian warga Batam itu semakin over Akting dengan gerak erotis nya…Nauzubillah. Jauhkan anak,cucu dan keturunan ku ya ALLAH..” tulis Mona.

Syahrial Dst menulis “Laporkan ke penegak hukum, ada aturannya,. Semoga tontonan 5ak senonoh itu 5ak terjadi lagi…”

Begitu juga Ade P Nasution sepakat apay yang ditulis Samson. “sepakat ketua..pengadilan budaya atau diadili secara budaya ..kreatifitas boleh saja namun harus mendukung visi dan budaya tempatan..”

Terkait peritiwa ini, Walikota Batam, Muhammad Rudi, sangat kecewa. Orang nomor satu di Kota Batam yang sangat menggaungkan dan bertekad membangun kota ini sebagai ‘Batam Kota Bandar Dunia Madani’ mengaku tidak mengetahui adanya tarian seksi yang menghebohkan di tengah acara pelantikan salah satu ormas di Kota Batam.

Baca juga :  Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pelayanan Perizinan Siak Semakin Terpadu

“Saya tidak tahu acara tersebut,” kata HM. Rudi kepada Riaukepri.com, Minggu (15/4/2018) siang.

Ketika ditanya komentar lebih jauh, Rudi mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan dan diserahkan ke pihak Kepolisian untuk menanggani kejadian yang sempat menghebohkan penonton dan masyarakat kota Batam, serta bahkan menjadi viral di media sosial.

“Lagi ditangani Sat Intel (Satuan Intelkam Polresta Barelang),” ujar Rudi singkat yang mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. (RK2/helmy)