Menu

Mode Gelap
Kapolda Riau Pantau Upaya Pemadaman Karhutla di Dumai, Pastikan Kesiapan Peralatan dan Sinergitas Pemkab Bengkalis Taja Ramah Tamah Bersama Kajati Riau Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Targetkan Rampung Tepat Waktu Cuaca Kepri Kamis 2 April 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Ratusan JCH Siak Berangkat, Kisah Penantian 6 Tahun Muinah Jadi Haru di Pelepasan

Anambas

‎Imbauan Tegas Kades Ulu Maras : Hindari Bakar Lahan Demi Cegah Karhutla

badge-check


					Bagus wibawa, Kades Ulu Maras. (Foto: Bambang) Perbesar

Bagus wibawa, Kades Ulu Maras. (Foto: Bambang)

Riaukepri.com, ANAMBAS – Kepala Desa (Kades) Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Bagus Wibawa, mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuka lahan perkebunan, khususnya dengan tidak menggunakan metode pembakaran.

‎Imbauan tersebut disampaikan Bagus saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/03/2026), menyusul kondisi cuaca yang saat ini mulai memasuki musim kemarau dengan suhu yang cukup panas dan angin yang cenderung kencang.

‎Menurutnya, praktik membuka lahan dengan cara dibakar sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih dalam kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang.

‎“Himbauan saya kepada masyarakat, kalau berkebun cukup dengan cara ditebas saja, jangan dengan cara dibakar. Karena cuaca saat ini cukup panas, kita khawatir api bisa cepat meluas dan sulit dikendalikan,” ujar Bagus Wibawa.

‎Ia menjelaskan, sering kali masyarakat menganggap api yang dibakar hanya akan berhenti di area tertentu. Namun, kenyataannya di lapangan tidak selalu demikian. Faktor angin dan kondisi lahan kering dapat mempercepat penyebaran api ke wilayah lain tanpa disadari.

‎“Kadang kita berpikir api hanya sampai di situ saja. Padahal, dengan kondisi panas dan angin, api bisa merambat dengan cepat dan membakar area yang lebih luas,” tambahnya.

‎Oleh karena itu, ia meminta masyarakat Desa Ulu Maras untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih bijak dalam mengelola lahan, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.

‎“Jadi saya mohon kepada seluruh masyarakat Ulu Maras untuk benar-benar berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

‎Selain mengingatkan soal pembakaran lahan, Bagus juga memberikan pesan kepada para ibu rumah tangga agar lebih waspada dalam penggunaan kompor gas di dapur.

‎Ia menekankan pentingnya memastikan api benar-benar sudah dimatikan setelah selesai memasak, guna menghindari potensi kebakaran di lingkungan rumah.

‎“Ingat, jangan sampai lupa mematikan kompor. Hal kecil seperti itu bisa berbahaya jika diabaikan,” pesannya.

‎Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran, baik di lahan perkebunan maupun di lingkungan rumah tangga. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Gotong Royong hingga Berbagi, SDN 004 Letung Bentuk Karakter Siswa Lewat Program ASRI

1 April 2026 - 07:26 WIB

‎Ciptakan Sekolah Bersih dan Sehat, SDN 004 Genting Pulur Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

31 Maret 2026 - 10:25 WIB

‎Hangatnya Halal Bihalal SDN 004 Genting Pulur, Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran

31 Maret 2026 - 10:20 WIB

‎Mirip “Pramugari Kapal”, Petugas RoRo Kuala Maras Baru Muncul Saat Kapal Datang

30 Maret 2026 - 20:26 WIB

Dituding Kendalikan Dana, Kades Rewak: Kami Hanya Awasi, Bukan Menguasai

28 Maret 2026 - 05:46 WIB

Trending di Anambas