Menu

Mode Gelap
Milad ke-60 BRK Syariah, Mantan Direksi Tekankan Penguatan SDI dan Teknologi Kapolda Riau Pantau Upaya Pemadaman Karhutla di Dumai, Pastikan Kesiapan Peralatan dan Sinergitas Pemkab Bengkalis Taja Ramah Tamah Bersama Kajati Riau Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Targetkan Rampung Tepat Waktu Cuaca Kepri Kamis 2 April 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Anambas

‎Mirip “Pramugari Kapal”, Petugas RoRo Kuala Maras Baru Muncul Saat Kapal Datang

badge-check


					Pelabuhan Penyeberangan RoRo Kuala Maras. (Foto: Ist) Perbesar

Pelabuhan Penyeberangan RoRo Kuala Maras. (Foto: Ist)

‎Raukepri.com, ANAMBAS – Warga Kepulauan Jemaja mengeluhkan kinerja petugas di Pelabuhan Penyeberangan RoRo Kuala Maras yang dinilai kurang aktif berada di lokasi.

‎Keluhan ini secara khusus dialamatkan kepada petugas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Provinsi Kepulauan Riau yang bertugas di pelabuhan tersebut.

‎Salah satu yang disorot warga adalah Rinto, yang disebut sebagai penanggung jawab atau kepala pelabuhan, namun jarang terlihat di area pelabuhan.

‎Tidak hanya itu, sejumlah petugas lainnya juga dinilai jarang berada di lokasi, sehingga menyulitkan masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait jadwal maupun operasional kapal RoRo, baik rute Matak–Kuala Maras–Tanjung Uban maupun sebaliknya.

‎Seorang warga yang enggan disebutkan namanya jgmengungkapkan, petugas biasanya baru terlihat saat kapal tiba.

‎“Mereka seperti pramugari pesawat, Bang. Waktu kapal RoRo masuk dari Matak, mereka baru kelihatan. Tapi saat kapal dari Tanjung Uban datang, mereka ikut kembali ke Matak bersama kapal itu,” ujarnya.

‎Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Senin (30/03/2026), kondisi pelabuhan memang tampak lengang. Menjelang kedatangan kapal dari Matak, tidak terlihat satu pun petugas berjaga, baik di area pelabuhan maupun di dalam gedung terminal.

‎Warga berharap petugas yang telah ditugaskan di Pelabuhan RoRo Kuala Maras dapat lebih aktif menjalankan tugas sebagaimana mestinya, sehingga masyarakat memiliki tempat untuk bertanya dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

‎Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung sejak awal pelabuhan tersebut dioperasikan.

‎“Kalau dari Uban ke Kuala butuh waktu sekitar empat hari, selama itu juga mereka di sini bang. Tapi begitu kapal berangkat dari Kuala ke Matak, mereka ikut pergi juga bersama kapal Roro tersebut, ”Sambung warga lainnya.

‎Warga berharap ke depan para petugas di Pelabuhan RoRo Kuala Maras dapat lebih aktif dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hal ini mengingat kehadiran mereka di area gedung terminal maupun pelabuhan sangat membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan informasi terkait layanan penyeberangan RoRo.

‎“Coba lihat sendiri, tidak ada satu pun petugas yang hadir, baik di gedung terminal maupun di pelabuhan RoRo. Lalu, kami harus bertanya kepada siapa?, “Tanya Calon Penumpang dengan nada kesal.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak ASDP yang bertugas di Pelabuhan RoRo Kuala Maras belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Gotong Royong hingga Berbagi, SDN 004 Letung Bentuk Karakter Siswa Lewat Program ASRI

1 April 2026 - 07:26 WIB

‎Ciptakan Sekolah Bersih dan Sehat, SDN 004 Genting Pulur Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

31 Maret 2026 - 10:25 WIB

‎Hangatnya Halal Bihalal SDN 004 Genting Pulur, Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran

31 Maret 2026 - 10:20 WIB

‎Imbauan Tegas Kades Ulu Maras : Hindari Bakar Lahan Demi Cegah Karhutla

30 Maret 2026 - 16:42 WIB

Dituding Kendalikan Dana, Kades Rewak: Kami Hanya Awasi, Bukan Menguasai

28 Maret 2026 - 05:46 WIB

Trending di Anambas