Menu

Mode Gelap
Milad ke-60 BRK Syariah, Mantan Direksi Tekankan Penguatan SDI dan Teknologi Kapolda Riau Pantau Upaya Pemadaman Karhutla di Dumai, Pastikan Kesiapan Peralatan dan Sinergitas Pemkab Bengkalis Taja Ramah Tamah Bersama Kajati Riau Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Targetkan Rampung Tepat Waktu Cuaca Kepri Kamis 2 April 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Bintan

Pemkab Bintan Rencanakan Bangun Sumur Bor bagi 3 Wilayah Terdampak di SKL

badge-check


					Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, tinjau SPAM IKK Seri Kuala Lobam di Sei Lepan.. (Foto: Diskominfo Bintan) Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, tinjau SPAM IKK Seri Kuala Lobam di Sei Lepan.. (Foto: Diskominfo Bintan)

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan terus bereaksi menghadapi kekeringan yang melanda lebih satu bulan ke belakang. Tak berhenti dengan aksi penyaluran air bersih kepada warga terdampak sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Bintan juga tanggap mengevaluasi kondisi sebagai antisipasi jangka panjang.

“Prinsipnya solusi tercepat kita upayakan, minimal memenuhi kebutuhan air di masyarakat. Hari ini kita cek sumber air baku yang ada, kita petakan dulu langkah strategis yang bisa menjadi antisipasi kita untuk jangka panjang” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, Senin (30/03) saat meninjau SPAM IKK Seri Kuala Lobam di Sei Lepan.

Usai peninjauan, Sekda Ronny bersama unsur terkait menggelar Rapat Terbatas untuk merumuskan kebijakan strategis yang bisa diambil. Hasilnya, dalam waktu dekat akan dibangun sumur bor beserta penampungannya di tiga wilayah terdampak (Kelurahan Tanjung Permai, Kelurahan Teluk Lobam dan Desa Teluk Sasah) akibat berhentinya pengoperasian SPAM IKK SKL.

“Sudah kami laporkan ke pak Bupati, beliau langsung menyetujui. Pertama sesegera mungkin akan dibangun sumur bor, target kita minimal dua pekan ke depan sudah bisa beroperasi. Sambil menunggu itu, supply air bersih dari OPD dan bantuan dari BIIE tetap menyasar ke pemukiman warga” jelasnya.

Sumur bor tersebut nantinya menjadi sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh. Titik sementara di Halaman Kantor Lurah dan Kantor Desa masing-masing lokasi dimaksud.

Ronny menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ditambah titik lainnya jika memungkinkan.

“Sementara tiga titik itu karena itu lahan milik Pemkab, nanti tim segera ke lokasi untuk survei dan kajian. Jika ada masyarakat yang lokasinya lumayan jauh ke titik itu, kita lihat lagi apakah ada lokasi lain yang memungkinkan untuk dibangun sumur bor. Baik secara lahan dan sebagainya, karena ini akan dimanfaatkan masyarakat secara terbuka” tambah Ronny.

Untuk langkah jangka menengah dan jangka panjangnya, Pemkab Bintan akan melakukan kajian serta perhitungan terkait sumber air baku dari waduk-waduk yang bisa dimanfaatkan. Seperti waduk di Kampung Limau (Desa Busung), volume air serta kandungan pH airnya secara teknis telah memenuhi standar air baku SPAM. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Arus Mudik & Balik Lebaran 1447 H/2026 M di Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Lancar dan Kondusif

1 April 2026 - 16:48 WIB

Bupati Roby Ajak Masyarakat Aktif Melapor Jika Menemukan Indikasi Pembakaran Lahan

1 April 2026 - 15:06 WIB

Bupati Bintan Minta OPD Aktif Respons Kebutuhan Masyarakat

1 April 2026 - 13:28 WIB

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti Serahkan LKPD Bintan Unaudited Tahun 2025 ke BPK

31 Maret 2026 - 16:05 WIB

Ratusan Ton Air Bersih Mulai Disalurkan Pemkab Bintan Bagi Warga Terdampak Kekeringan

27 Maret 2026 - 06:34 WIB

Trending di Bintan